dua hari lagi, akan ada pertandingan sepak bola antara SMA Muara Hati dengan SMA Jaya Bakti, Arvie salah satu anggota di tim SMAnya, ia rajin berlatih sepak bola bersama timnya di sekolah dan kadang ia sempat menyewa lapangan futsal di kotanya untuk berlatih sepak bola. Kali ini Arvie mengajak Carolline untuk ikut dengannya berlatih sepak bola,
"Car!"
"kenapa"
"ini punya lu kan?" Tanya Arvie dengan membawa dompet Carolline
"loh dompet gue kok ada di lu?"
"iya gue sengaja ambil ini dari tas lu"
"balikin!"
"eitss, ada syaratnya. Dompet lu bakal gua balikin asal lu ntar ikut gue latihan sepak bola"
"apaan si"
"yauda dompet lu gak bakal gua balikin ke lu"
Ihh, nanti kalau dompet gue dibawa arvie gabisa beli hadiah buat Riska dong, besok kan Riska ulang tahun... dasar makhluk pluto!
"gimana, gua kasih lu dua detik lagi untuk mikir"
"yaudah" jawabku dengan muka malas dicampur pasrah
"nah gitu dong, masak Cinderellaku gak mau nonton pangerannya latihan"
Carolline Carolline... lu tuh ya secuek atau se tertutupnya dirimu gaakan buat gue nyerah ngejar-ngejar lu, yang ada malah gue semangat lihat muka cuekmu.
Dalam perjalanan menuju lapangan sekolah, Arvie senang dan tak henti-hentinya memandang wajah Carolline yang dengan berat dan malas buat jalan ke lapangan, mungkin saja bila dompet Carolline tidak Arvie jadikan jaminan, tidak akan mau Carolline harus menonton Arvie.
"sudah lu duduk sini ya Car, gua mau latihan dulu" ucap Arvie sambil mengelus kepalaku
"apaan si"
"jangan marah-marah, gua naksir lu ntar"
Selama Arvie latihan, ia tambah semangat karena melihat wajah Carolline yang duduk menontonnya, walaupun Carolline cuma mandangin gawang doang bukan mandang Arvie main bola. Arvie berhasil memasukkan bola sebanyak-banyaknya lebih dari waktu lalu ia latihan tanpa ada Carolline.
Pritttt!! Saatnya break
"Car!" ucap Pemuja Arvie ke Carolline
"gue ke toilet dulu darurat nih, tolong kasih aqua gue buat Arvie"
"eh tapi !" belum selesai bicara, si pemuja Arvie sudah berlari menuju toilet
Dengan wajah terpaksa, Carolline memberikan aqua dari pemuja Arvie untuk Arvie
"eh baik banget Cinderellaku!" ucap Arvie kegirangan
"gak usah pede dulu ak"
Carolline belum selesai menjelaskan, Arvie yang terlalu bahagia langsung memotong omongan Carolline
"stt, bilang iya susah banget si"
"oh ya, sebagai gantinya atas kebaikan hati lu, habis ini lu gua ajak ke mall!" ajak Arvie
"ih ogah!"
"gue denger dari Rere, lu mau beliin hadiah buat Riska kan, ntar gue beliin"
"gua bisa beli sendiri kali, tanpa lu bayarin!"
"hahh, masakk? Orang dompet lu di gua!"
Priittt!! Waktu break sudah habis, dan saatnya Arvie main babak ke dua, dengan hatinya yang berbunga-bunga telah mendapat asupan aqua dari Carolline, ditambah lagi akan ke mall berdua, kali ini Arvie main lebih lincah melebihi cacing kepanasan.
"GOOOLL!!!"
Seru tim Arvie kegirangan karena kali ini dia menang, teman-teman lainnya langsung berpelukan, sedangkan Arvie teriak
"Carolline, I lop yu!!!!!!!!!" teriak Arvie
Langsung pemuja Arvie and the gank melotot ke Carolline dan bersiap mengeroyok Carolline, dan Carolline langsung kabur lari sejauh-jauhnya tanpa tahu mau berlindung kemana
"Car, cepet naik!" Ajak Arvie mengikuti Carolline dengan motornya
Carolline langsung menerima ajakan Arvie dan mereka kabur bersama, sedangkan Pemuja Arvie and the gank kelelahan mengejar mereka dan berhenti.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAPUNZELINE ( ENDING )
RomanceDi dunia yang serba bebas sekarang ini, ada seorang gadis bernama Carolline. ia bukan gadis biasa yang bebas keluar dan menikmati dunia layaknya orang lain, ia adalah gadis seperti Rapunzel. Di hidupnya yang tidak memiliki teman, ia akhirnya dipert...
