" Aku tak akan pernah menyerah walaupun banyak rintangan menghadang"
-Nada triska hermawan
***
Tapi senyuman itu seketika luntur.
Ketika melihat orang yang dia sayang bersama orang lain dan Mereka sedang berpelukan?Disana sangatlah terlihat bahwa iqbal sedang memeluk perempuan itu.
'apa aku ga salah liat? Ka iqbal pertama kalinya meluk cewe?' ucap Nada dalam hati.
Fyi Iqbal rakriandra syaputra adalah seorang badboy tapi sangat berprestasi. Dia di katakan badboy karena kelakuannya suka berkelahi dengan sma lain atau dengan kelas lain, Brutal, Suka bolos, dan suka mempermainkan hati perempuan. Tapi walaupun suka mempermainkan perempuan iqbal ini belum pernah terlihat melakukan hal-hal berbau pacaran seperti pegangan tangan atau pelukan yang lainnya.
Adasih yang pernah nyosor-nyosor tapi di detik itu iqbal langsung memutuskannya di khalayak ramai.
H
uft bagaimana nada bisa suka sama orang itu?
Nada bisa suka sama orang ini pas dia sedang Sekolah menengah pertama/ smp.
Jadi dulu itu ada promosi sekolah SMA ke sekolah nya Nada, kebetulan yang promosi nya itu Iqbal. Ya jadi, nada cinta pada pandangan pertama gitu.'jadi aku harus gimana' ujar nada dalam hati.
Dan nada memberanikan diri untuk mendekati mereka. Dengan perasaan cemas nada berjalan ketempat mereka berada.
Dilain sisi Orang yang sedang berpelukan itu terkejut melihat ada orang yang menghampiri mereka.
"Eh nada?" polos perempuan itu dan menatap dengan bingung.
Lain hal nya dengan iqbal dia menatap dengan tatapan jijik.
"Kak putri, ka iqbal" ucap nada sopan.
Ya perempuan yang sedang di peluk oleh Iqbal itu adalah Putri. Putri yang ia jumpai tadi pagi.
"mau ngapain lo?!" ucap Iqbal tidak santai.
"ehm engga kak! Ini aku cuman mau ngasih ini" ucap nada sambil memberikan plastik yang ia bawa.
"gue gabutuh itu" ucap iqbal sambil seraya menghempaskan plastik di tangan nada dan akhirnya makanan dan minuman yang ada di plastik itu berhamburan.
Nada hanya pasrah, dan ia memungut kembali makanan dan minuman itu.
"bal gaboleh gitu kali, " ucap Putri sambil menolong nada.
"makasih kak" gumam nada kepada putri.
"ngapain si nolongin dia?"
Putri tidak menjawab pertanyaan iqbal.
"hm kalo gitu kak aku pulang dulu ya" Ucap nada sambil berjalan ke luar Lapangan indoor meninggalkan mereka yang menatap bingung ke nada.
Dia berlari dengan menahan bulir kristal yang ada di matanya supaya tidak jatuh.
Tapi itu tidak bisa dan malah banyak sekali bulir kristal yang berjatuhan itu. Nada cengeng ? Ya. Seperti yang di katakan Mia , pada akhirnya nada akan selalu tersakiti dan dia akan menangis.
Nada berada di halte. Tubuh dan hatinya menuntun Nada untuk pergi ke halte.
"ngapain sih cengeng? Kan udah biasa" monolog dia menyemangati hatinya sambil menghapus sisa air matanya dan duduk di halte.
Dia melirik jam yang ada di tangannya.
"udah jam 4 aja nih, apa ada angkutan umum yang lewat?" gumam nada.
Dan sepertinya dewi fortuna memihak pada nada. Dia melihat ada angkutan umum dan langsung menaikinya.
"akhirnya aku bisa pulang"
****
"Assalamualaikum Nada pulang"
Seperti biasanya. Dirumah nada tidak ada seorang pun yang ada disana.
Setiap sepulang sekolah nada pasti hanya sendirian di rumah.Nada menjatuhkan tubuhnya ke Kasurnya yang empuk.
"hari ini aku lelah banget"
Lalu dia bergegas untuk mandi.
Hallo maaf cuman sedikit hehe aku harap kalian suka.
Maaf gajelas banget.@Mrynaldaaa_
Kalo suka coment ya dan kalo mau next Coment
Makasih Yeoreobunnnnnn!

KAMU SEDANG MEMBACA
BUCIN
Teen Fiction[On going] Berceritakan tentang seorang siswi bernama Nada Triska Hermawan menyukai kakak kelasnya. Ia selalu mengejar sang kakak kelasnya itu padahal perlakuan kakak kelasnya sangat tak baik kepadanya. Ia mengemis-ngemis kasih sayang kepada kakak k...