asisten Hoseokie

2K 177 11
                                    

Warn Typo

Tok tok tok

Terdengar ketukan didepan pintu rumah keluarga Park.
Jam menunjukan pukul tiga pagi dimana semua orang masih tertidur pulas, namun ketukan itu semakin menjadi memaksakan kaki mungil yang bergelung dengan selimut keluar. Dengan mata tertutup Jimin berjalan gontai kebawah memastikan siapa yang bertamu malam malam begini.

Sebelum bangun Jimin memastikan makhluk hitam yang sedari malam memeluknya menyingkir. Tunggu, makhluk hitam? Jimin kembali menengokan kepalanya kedalam namun hanya gulungan selimut yang ia dapatkan. Mungkin ia bermimpi.

     Ketukan itu semakin cepat, membuat Jimin merinding sendiri. Ia semakin memperlambat langkahnya. Ia mengendap ngendap seperti pencuri hingga akhirnya mengintip dari balik jendela memastikan siapa gerangan yang bertamu pagi pagi sekali.

Laki laki dengan setelan Jas warna hitam tengah menunggu, menatap pintu dengan heran. Ia kembali mengetuk dan berhenti, membuka sebuah buku hingga kepalanya mengangguk ngangguk faham. Jimin mengernyitkan dahinya, ia tak pernah melihat wajah itu sebelumnya. Tapi dilihat lihat ia seperti orang baik.

Entah keberanian darimana Jimin membukakan pintu, membuat orang yang ada diluar terkejut hingga hampir jatuh. Ia kembali berdiri tegak, merapikan jasnya yang sempat kusut.

"maaf anda mencari siapa?"

Mendengar pertanyaan Jimin ia segera membuka bukunya kembali.

"apa saya mengganggu? Maaf saya ingin mencari tuan Taehyung. Dari baunya ia ada didalam rumah anda tuan."

Jimin semakin bingung, ia sedikit melamun hingga mempersilahkan tamu itu untuk masuk. Mereka kini duduk disofa, Jimin terus bertanya asal usul orang itu.

"asisten Hoseokie, kau bisa panggil aku Hyung. Sepertinya aku lebih tua."

'diusia manusia'

Jimin mengangguk faham hingga ia menjelaskan jika tidak ada yang bernama Taehyung disini. Ia menyarankan agar dia  tidur disini saja karena ini masih malam. Hoseok mengangguk mengiyakan, ia melupakan Jika manusia membutuhkan tidur.
Ia sedikit menggeleng, mungkin tuannya masuk dengan menyelinap.
Ia memilih untuk tidur disofa sedangkan Jimin membawakan sebuah bantal dan selimut.Jimin kembali tidur dikamarnya, ia membiarkan orang asing tidur dirumahanya. Toh hoseok kelihatan baik dan polos, Jimin fikir tak akan terjadi apapun.

"woy bangun. Kau tidak tidur aku tau"

Seseorang mengintrupsi sambil duduk dilengan sofa, mendengar suara yang begitu familiar Hoseok segera bangun dan mendapati tuannya yang sedang duduk menatapnya. Ia tengah mengelus sayapnya yang baru saja terbentur akibat jatuh dari lantai atas.

"kenapa tuan seperti kesakitan?"

"huh kau tau sayap ini menyusahkanku untuk bergerak."

"kenapa tuan tidak menyembunyikannya?"

Taehyung memutar bola matanya malas.

"aku lemas Hoseokie. Sepertinya kekuatannku sedang lemah."

Hoseok menundukan kepalanya, ia mengambil sebuah botol dari tasnya dan memberikan kepada Taehyung. Ia mengatakan jika itu dapat meningkatkan kembali kekuatannya.

"kalau begitu tuan mari kita pulang dan istirahat disana. Saya telah membeli sebuah rumah dipinggir kota."

"tidak mau. Aku ingin disini bersama Jimin"

Hoseok menggeleng mendengar penuturan tuannya. Ia tak habis fikir kenapa Taehyung begitu keras kepala, bahkan di keadaannya yang lemah seperti sekarang. Apa tuannya tidak menyadari sebentar lagi akan mati jika ia tidak segera menemukannya.

NIGHTMARE (BlackSwan)[END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang