"hey....orang orang tumapel majulah"
Seru Batara Katong pada Jati ledung dan Wira pragola.
"keparat,akan aku habisi kau" balas Wira pragola.
"majulah....."
dengan penuh amarah,Wira pragola langsung menyerang Batara katong dengan membabi buta.
pedang Wira pragola bergerak kemanapun Batara katong berada,tapi semua sabetan pedangnya seolah olah tidak ada artinya bagi Batara katong.
"ternyata cuma itu saja kemampuanmu" ejek Batara katong.
merasa tersinggung dengan ucapan Batara katong,membuat panas hati Wira pragola.
dia makin menggila menyerang Batara Katong,namun semuanya kembali seperti semula.
walupun dia merasa sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya,tapi Batara katong benar benar tidak bisa dia kalahkan.
"sekarang giliranku orang tumapel"
teriak Batara katong.
dia langsung merangsek kedepan menyerang Wira pragola,gerakan kerisnya begitu cepat,dan Wira pragola mulai kewalahan.
sebuah tendangan,dengan gerakan kaki memutar telak mengenai muka Wira pragola.
Wira pragola terhuyung huyung hendak roboh ke tanah,tapi belum sempat tubuhnya roboh ke tanah,keris Batara katong yang berbicara.
keris tersebut langsung menancap di perut Wira pragola,dalam sekejap dia langsung menghembuskan napas terakhirnya.
Melihat Wira pragola tewas,Danu tirta bagai terbakar api,dia bagai orang gila berusaha mendekati Batara katong.
"mati kau orang daha. ..."
tiba tiba tubuhnya melompat cukup tinggi,dan langsung berdiri di depan Batara katong.
kedua orang ini saling bertatap mata,dan saling menggenggam keris.
"terima ini...."
teriakan Danu tirta yang langsung dibarengi dengan sabetan kerisnya kearah Batara katong.
gerakan awal Danu tirta mudah terbaca oleh Batara katong,dia menghindarinya dan ganti balas menyerang.
serangan Batara katong malah lebih berbahaya ketimbang serangan Danu tirta,dalam waktu singkat,Danu tirta sudah menerima sabetan keris Batara katong.
dengan tangan menegang leher yang mengucurkan darah akibat sabetan keris Batara katong,dia mencoba mundur ke belakang.
tapi Batara katong tidak ingin lawannya tersebut kabur,dengan cepat dia langsung mengejar.
sadar lawan terus memburunya,Danu tirta mencoba cepat untuk kabur,tapi naas,sabetan keris Batara katong menyambar punggungnya dan langsung menewaskan Danu tirta seketika.
Melihat dua temanya tewas,Jati ledung mengambil langkah yang menurutnya lebih baik untuk di lakukan.
dia perintahkan para prajurit majapahit untuk mundur.
" mundur........mundur...........;
teriaknya berkali kali.
sontak semua prajurit majapahit langsung bergerak mundur meninggalkan arena pertempuran,namun naas bagi yang terjebak ditengah tengah,sudah pasti harus meregang nyawa.
walaupun sudah bergerak mundur,para prajurit daha tidak membiarkan begitu saja,mereka terus mengejar hingga keluar wirasaba.
Bhre Kertabhumi terdiam saat Jati ledung duduk dihadapannya dengan raut muka merasa bersalah.
tidak ada kata yang terucap dari bhre Kertabhumi,kekalahannya dia derita di wirasaba cukup memukul dirinya.
"bagaimana kak,kita terdesak?"
bhre Kertabhumi meminta pendapat pada kakaknya.
"kita kerahkan semua prajurit di batas kota raja" kata Samarawijaya.
"baiklah,ayo kita berangkat" Wijaya karana menambahkan.
"aku tidak ikut"
mendengar ucapan Samarawijaya,semuanya tampak terkejut,dan merasa heran dengan apa yang Samarawijaya katakan.
"ada apa kak?" tanya bhre Kertabhumi.
"aku tidak akan melanggar sumpahku" jawab Samarawijaya.
"apa maksudmu kak?"
tanya bhre Kertabhumi makin tidak mengerti.
"aku sudah bersumpah pada bibi dyah Sripura untuk tidak berperang dengan Ranawijaya" jelasnya.
"bukankah paman Suraprabhawa juga bersumpah akan setia pada kakak,tapi nyatanya?" sangkal Wijaya karana.
"paman Suraprabhawa tidak bersumpah,tapi berjanji,sedangkan aku bersumpah"
mendengar penjelasan Samarawijaya,adik adiknya terdiam,mereka merasa tidak mungkin mengajak kakaknya untuk melanggar sumpahnya tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ksatria Majapahit 6 eps Perang Wangsa Rajasa 2
Historycznepertumpahan darah untuk memperebutkan tahta majapahit tidak berhenti semenjak naiknya raja Girisha Wardhana dyah surya wikrama menjadi raja majapahit. sepeninggal raja Girisha Wardhana dyah surya wikrama,majapahit kembali dilanda perebutan kekuasaan...
