TIGA PULUH - DADDY CEMBURU VS GUKIE USIL

19.3K 1.5K 174
                                        

Hari ini, entah kenapa Jungkook rasanya cuma ingin bermalas-malasan di dalam kamar dan di atas ranjang.

Sejujurnya, ia bosan sekali di rumah karena Jihye tidak pernah mau mengajaknya mengobrol di pagi hingga malam hari karena lebih memilih mengurus Gukie serta Gail. Tidak salah, sih. Jungkook saja yang salah sebab pria itu kini merasakan cemburu luar biasa meski ia tahu rasa cemburunya terletak pada anak-anaknya sendiri.

Pukul empat sore. Selagi Gukie tidur siang dan belum terbangun, Jihye memutuskan untuk memandikan Gail agar saat Gukie terbangun, ia tidak harus memandikan keduanya secara langsung dan berujung memakan waktu lama.

Jungkook mendesah berat—kembali kesal karena Jihye lagi-lagi melangkah pergi setelah setengah jam tidur di ranjang yang sama untuk menyusui Gail.

Pria Jeon itu kemudian meraih ponsel yang sejak siang ia abaikan. Sejenak ia melihat laporan-laporan dari perusahaan yang dikirim oleh asisten dan sekretarisnya sebelum memilih menyibukkan diri untuk bermain gim kesukaannya baru-baru ini.

Namun, pikiran dan hatinya yang kesal agaknya dapat mengganggu cara bermain Jungkook. Beberapa kali pria itu tertembak dan mati sehingga membuatnya mendesis histeris dan sesekali mengumpat. Kakinya pun menghentak jengkel di atas ranjang.

Jihye keluar dari kamar mandi bersama Gail yang dibalut handuk di gendongannya.

"Kupukul mulutmu kalau sekali lagi bicara kasar!" Jungkook hanya melirik ketus sembari melanjutkan untuk bermain gim di ponselnya. "Mandi sana! Sejak pagi sampai sore cuma malas-malasan di dalam kamar. Setidaknya, bantu aku mengurus anak."

"Kau saja tidak mau mengurusku, untuk apa aku mengurus anak-anak."

Jihye menghampiri Jungkook dan menyentil bibir sang suami yang sedang mengerucut sebal. "Katakan sekali lagi ... besok dan seterusnya jangan memintaku untuk memelukmu, membangunkanmu, menyiapkan pakaian, memasak, dan yang lainnya."

Menutup sejenak mulutnya, Jungkook lalu meletakkan kembali ponselnya ke atas nakas. Pria itu hendak turun dari ranjang setelah Jihye menyingkir darinya dan sibuk memberikan pakaian ke tubuh Gail, tapi suara serak serta wajah khas bangun tidur dari anak pertama mereka mendadak menghentikan pergerakannya.

"Mommy, Goo mau minum susu," katanya disertai nada merengek. Jungkook mengerjap, kemudian berpikir bahwa kemungkinan Gukie telah berdiri di belakang punggung Jihye saat wanita itu mengomelinya.

"Iya, sebentar, ya? Mandi dulu dengan daddy. Nanti Mom siapkan susunya."

Gukie menggeleng, lantas menatap sang ayah beberapa detik sebelum kembali memusatkan atensi kepada sang ibu. "Tidak mau. Mau mandi dengan Mommy," ujarnya. "Kalau dengan daddy pasti tidak bisa mainan busa yang lama."

Jihye tersenyum sesaat. "Ya sudah, nanti mandi dengan Mommy," putusnya membuat Gukie merasa senang.

Namun, sesaat terdiam, Jihye kini mendengar suara decakan kasar dari balik punggungnya yang tentu saja dihasilkan oleh mulut sang suami yang mulai menuruni ranjang dan melepas kausnya.

"Daddy juga mau mandi dengan mommy." Gukie menoleh ke arah sang ayah dan memberikan tatapan seolah tidak setuju-sebab mereka pernah berebutan saat dimandikan oleh Jihye waktu belum ada Gail.

"Tidak boleh!" larang Gukie. Anak berusia enam tahun itu buru-buru memeluk perut sang ibu dengan erat sambil menatap sang ayah. "Ini mommy-nya Goo. Daddy tidak boleh mandi dengan punya Gukie."

Sang ayah mengeluarkan lidah seakan mengejek. "Tidak ada. Memangnya siapa yang tidur dengan mommy? Goo atau Daddy?"

"Daddy," jawab Gukie.

EUPHORIACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang