Mendekatlah kamu, hati yang kuraba secara iring, yang tak mendahuluiku, dan tak tertinggal langkah dibelakangku.
Menuakah rindu yang tak bisa terucap walau hanya sekejap?
dan sekarang kalimat berakhir tanda tanya mendekapku erat.
Sebuah irama tak tertata, saat sebuah tanya menggelegar dalam ujung kepala, dimana harus kuletakkan rindu sederas hujan malam ini ?
Sedang langit acuh tak acuh tentang mendung.
Semoga lekas terlampiaskan mirisnya sendu tak tertahan dalam sebuah hangatnya rengkuhan.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoesiaKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
