#109 Kita Yang Berbeda Dengan Rasa Yang Sama

30 4 0
                                        

Bukan memaksa untuk sekedar mencari arti dari romantis itu sendiri, karena setidaknya kita tau, bahwa keromantisan memang tidak teramat cocok dengan hubungan kita, bukan tak mampu untuk sekedar bertukar bunga maupun cincin, tapi memang karena kita berdua, tak kunjung jera berkutat di lingkaran candaan, aku tak menyesalinya, selagi itu bisa membuat hubungan kita semakin berwarna.

"Karena kenyamanan kita bukan terletak pada hausnya keinginan kita yang terpenuhi, namun pada terbayarnya lepas senyum kita saat merasa bebas di dunia kita sendiri."

Tentang kesederhanaan tanpa meninggalkan kesan rendahan, aku bahkan lebih memilih diguyur oleh derasnya hujan, daripada harus berteduh meringkuk, tapi tak meninggalkan kesan sedikitpun.

Kita lebih memilih untuk habiskan waktu berdekatan walau tanpa sentuhan, memandang jalan dari balik kaca bus tua nan sederhana namun tetap berkesan, dari pada harus duduk bersebelahan di mobil mewah namun tanpa se-pecah katapun terlontar.

Atau duduk menikmati makanan apapun yang bisa membuat kita menciptakan kenangan yang berbeda dan sederhana dari biasanya, sembari ditemani dengan suara bisingnya kendaraan di pinggir jalan, daripada hanya duduk manis di tengah sunyinya caffe, dan tak meninggalkan ingatan apapun disana.

Kita bahkan tak sadar saat hujan mulai menampakkan tangannya, melambai-lambai seolah mengajak kita untuk menari dibawah rinainya, wajah yang dibalut senyum mesra tanpa ada aturan dan syarat yang menyusahkan, hubungan yang terlalu sederhana untuk dikatakan romantis, tapi tetap indah tanpa terikat materi.

Hal yang harus teringat dalam hidup kita. Sangat jauh dari kata mewah. Kau dan aku saling memeluk dengan kesederhanaan.

Tertawa lepas dengan segala candaan. Kita memang berjalan apa adanya, tapi kita punya tujuan yang luar biasa.

Mencari makna yang lebih indah dari sebuah pelukan.
Sampai nanti akan tiba saatnya, saat dimana sombongnya waktu akan berikan sedikit dari jutaan detaknya untuk kita jamah di kehidupan yang lebih dalam dan kekal dari sebuah perjanjian semata.

Kita mungkin tak seberuntung mereka, tapi kita berusaha untuk menghargai dan ingin untuk tetap tau, bahwa hidup tak selamanya sesuai ingin dan harapan kita, dan kita punya cara sendiri untuk tetap bahagia.

"Dalam kebahagiaan pasti ada keromantisan disana, tapi dengan romantis? mungkin belum tentu ada kebahagiaan dibaliknya."

Sedikit berbeda mungkin tentang cara Tuhan membersamai kebahagiaan kita, meski tak terang-terangan Ia mengabulkannya, tapi kita tau bahwa Tuhan punya cara sendiri untuk kita bahagia nanti.

- badutcerdas

Kisah Nyata Dalam MimpiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang