Berseraklah rindu yang tak sepantasnya bertabur untukmu. Sebab kau bukan kekasihku, Seringkali kumengumpat rasa yang tak sempat terpahat, melihat harap yang tak kuasa berpijak.
Sebab kau bukan kekasihku, kau yang sempat menjadi asumsiku, kerap kumenelan rindu yang tak layak terucap dan melebur dalam satu dekap.
Seringkali aku ingin kembali tanpa rasa, tapi arahku terperangkap, tersesat dilingkaranmu, bahkan mata angin pun menolak ku kembali. Kita ditakdirkan seakan dari kutub yang amat berbeda.
Dosakah aku mengagumimu meski kau bukan kekasihku, bahkan rintik hujan menolak, tak sudi menghantam tubuhku yang tak mampu kau terka.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoesíaKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
