Aku menemani masa kecilmu, masa labilmu, masa dimana kamu mencari jati dirimu, masa yang kata orang-orang indah, masa dimana kamu membentuk dirimu.
Aku mencoba merasakan lelah itu, menopang kala berat kantung mata mulai mengganggumu, aku mengingatkan setengah dari niatmu yang hilang saat lupa mulai mengambil alih separuh dari ragamu.
Aku akan memulainya setelah kamu terhenti, menyempatkan sempit waktuku hanya untuk menggenapkan waktu kosongmu, mengganti kala bunga dikamarmu mulai layu dan lusuh.
Lalu,
Sekarang kamu mulai tampakkan ego aslimu, layaknya menghina tanpa seucap kata apapun.
Lambat laun kamu menjalani dan merasakan jatuh bangun mulai membentuk dirimu tanpa kamu tahu sedikitpun jika selama ini aku ada disampingmu.
Sampai akhirnya, Seperempat dari dirimu terbentuk, dan kamu mulai meninggalkanku dan memilih pergi bersama orang lain.
Terima kasih.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoesíaKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
