Pertama,
Terimakasih untuk segala sesal yang tak sempat kau sangkal, saat pernah tak sengaja kusangkutkan rasa tak pantas ini pada setiap deret senyummu.
Kedua,
Terimakasih atas sandaran ternyaman yang sungguh kau berikan untukku, saat kepingan hati ini kau sentuh begitu lembut, sempat ku membisu seiring semesta menuju semu.
Ketiga,
Maaf bila semua janji telah terucap dan tak acap ku tepati begitupun kau ingin, saat semua kata tak kuasa meraba dan nampak semesta tak ingin kita bersama.
Terakhir,
Maaf, aku harus pergi.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoetryKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
