Satu tangkai bunga ingin mati layu,
Tak pernah mau mekar
Satu lelaki hina meminta
Satu wanita suci mencela
Ini aku,
Sebatang kara diterpa janji,
Dari puing-puing sakit
Aku mengendap masuk,
Kau lari menghentak
Aku menjamu janji
Kau patahkan hati
Benar Aku
Kau taruh ratusan gaduh
Pada lembaran hati yang teduh
Kau kusimpan dalam hati
Dia kau simpan dalam hati
Berjuntai-juntai
Sedih susah yang aku terka
Terbuang berselimut siksa
Usai diperkosa dendam
Aku mengingatmu tanpa syarat
Biarkan kau bebas
Dia mengikatmu sangat erat
Biarkan kau mati lemas
Kau biarkan dia tertawa
Dia biarkan kau terhina
Tau tersingkap jatuh
Tersudut mengutuk sesal
Melacur
Di atas resapan titipan Tuhan
Aku ingin kau, Kau ingin dia
Dia tak ingin kau, Apalagi kita
Kau dan Dia tak lekas bahagia
Aku dengan kau susah payah melupa
Kau memelas bahu
Aku, hilang.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoetryKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
