Masih kurawat harap yang tak pernah bisa kau lihat, serta sebuah luka seindah lengkungan pelangi pagi tadi megelupas dengan iring emosi malam ini.
Masih kujaga hina yang pernah kau rebahkan di ujung kulit pundakku malam itu saat cahaya lampu terpeluk redup serta dikuasi keremangan seperti dalam benakku.
Namun semua usaha yang kutumpuk begitu tinggi selalu ku lepas dasarnya dengan begitu mudah.
Nampak segala usaha yang ku tuju hanya pada ujung kelopak matamu tetap tak membuat kau hirau padaku.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoetryKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
