Tentang ketakutan dan kecemasan yang selama ini mengikutimu, ya itu urusanmu, sepintar-pintarnya saja kamu mengatasinya.
Tapi jika kamu mencari seseorang yang bersedia menampung keluhan cerita dan kejenuhanmu, aku hanya ingin mengatakan;
Sayang, akulah orang yang selama ini kamu cari, aku, ada di depanmu.
Aku mungkin tak lebih dari sepasang telinga yang hanya mampu mendengar, tanpa diikutinya mata yang saling langsung menatap, tanpa dibersamainya tangan yang saling menggenggam.
Tapi setidaknya, hati ini punya kapasitas lebih menerima keluh kesah dan kecemasanmu.
Menjadi sabar tanpa harus ada tengkar, menjadi setia tanpa ada saling curiga.
Tentang hari-hari yang pernah dan mungkin akan terasa membosankan, maafkanlah, lalu pahamilah, untuk sekarang, tak ada temu yang mampu saling menebas rindu, tak ada rengkuh sebagai pembuat luluh, hanya ada kabar dan kalimat sabar yang tetap mampu menahanku, untuk selalu menyayangimu.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoesíaKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
