Kita sepakat menjadi sepasang yang serupa. Tanpa harus sama, tanpa harus menekan dan memaksa.
Membebaskan diri dari keluhan. Selamat saling menahan diri, selamat saling menewaskan ego yang kerap memaki.
Kita sudah sangat jauh dari jejak pertama, tak usah mengkhawatirkan hujan akan lekas-lekas menghapusnya, tetap jaga langkahmu, topang tubuhmu, teruslah menggenggam pada tangan yang sama. Tak usah menoleh, tak usah berbalik, tak ada siapa-siapa, hanya manusia ini yang ada di sampingmu.
Tenang, kita tak menjauhi masa lalu, kita hanya sedang mendekat pada kenangan yang baru. Siapkan senyum bahagia dan tawamu, siapkan perasaanmu di hal-hal lucu.
Tak perlu tergesa-gesa, tujuan kita sama. Setidaknya kita saling mengupayakan, tak ada lagi rasa sakit, tak ada lagi kecewa, tak ada lagi salah arah.
Tuhan tau, kamu pantas bahagia, bersamaku.
- badutcerdas
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Nyata Dalam Mimpi
PoesiaKamu tak bisa menebak hatimu sendiri. Hari ini kamu jatuh cinta, besok bisa jadi patah hati. [Cara baca; Gunakan latar belakang berwarna hitam untuk hasil yang maksimal.]
