Chapter 4 | Back to home

71K 388 29
                                        

Saat gua bangun, gua baru sadar hari udah sore.

"Sial lama juga gua tidur ya, dari pagi sampai sore, ya maklum sih baru pertama kali ngerasaain kenikmatan ini hehe".

"Lah gua telanjang anjir, pantesan tidur gua enak tadi, nyenyak banget gila kek kungkang, haha, pantesan cewe kalo tidur itu sering telanjang, karna enak ya pas puting lu bergesakan ama selimut, hmmm sial horny lagi gua bangsat". Ucap gua

Gua pun pergi mandi di WC karna hari ini panas banget. Pas di Wc gua langsung menyiram air dari kepala gua, biar segar gitu. Dan benar mandi dengan tubuh cewek sangat menyegarkan. Gua mulai menyampo rambut panjang indah gua, lalu mulai menggil sabun. Gua pun mulai menggosok kulit gua yang mulus tanpa bulu sehelai pun, mulai dari punggu, pinggang, lalu ke dada gua, gua gosok dada gua dengan sabun, dan...

"Uhhh hanya dengan mandi aja menjadi enak gini anjir, ahn. nah kan mendesah lagi gua, haha".

Gua pun menyelesaikan mandi gua dengan cepat.

Selesai mandi, gua baru sadar kalo gua gada baju ganti yang lain, apalagi bra dan celana dalamnya. Al hasil gua mau balik ke rumah Angel dengan mengingat alamat rumahnya lewat ingatannya.

" Lumayan jauh sih rumahnya, tapi kalo ga pergi kesana gua gada baju ganti, gua harus kesana deh".

Gua pun mencari baju dan celana yang bisa gua pakai di lemari gua, dan gua menemukan
pakaian yang cocok untuk gua pakai, ya walaupun ga cocok amat yang penting bisa gua pakai. Dan gua menemukan Kaos kuning rajutan dan celana pendek Adidas KW gua yang lama, langsung aja gua pakai walaupun baju ini terlalu kecil karna dada gua yang sangat besar, sehingga pusar gua tidak tertutupi. Ya walaupun gua ga pakai Bra dan celana dalam, yang penting kan gua berbaju haha.

Gua pun pergi ke rumah Angel menggunakan Busway

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gua pun pergi ke rumah Angel menggunakan Busway. Disitu gua duduk berdua dengan Kakek-kakek dibagian paling belakang bis, sehingga tidak ada yang dapat melihat kami. Ya karna Busway nya udah penuh jadinya gua duduk paling belakang deh. Karna jalan di kota gua banyak lubangnya dan belum diperbaiki oleh pemerintah, jadinya Busway yang gua naiki bergoncang. Dan itu membuat Dada gua bergetar sangat hebat, sampai tuh kakek memandangi dada gua penuh nafsu. Apalagi gua tidak memakai Bra sehingga puting gua menyembul dari baju gua yang sempit.

Sampai suatu goncangan mengakibatkan gua terjatuh dan menimpa muka kakek yang tepat terkena dada besar gua, dan Penisnya menyentuh Vagina gua. Kami berdua jatuh dalam posisi terbaring saat itu. Untungnya gua duduk paling belakang sehingga tidak ada yang melihat.

Hal pertama yang gua rasakan adalah rasa aneh di Vagina gua, seperti ada suatu yang keras. Dan gua baru paham ternyata itu adalah penis si kakek yang sedang berdiri karena terkena vagina gua. Anehnya, gua menikmatinya, hmm.

"Neng, apa kita ga bangun aja nih? " Ucap si kakek.

"Gausah ajalah kek, aku enak begini". Ucap Gua karena ke enakan.

Si kakek sepertinya udah ga bisa menahannya, lalu ia mulai meremas dada gua dengan ganasnya.

" Sial ini enak banget daripada gua sendiri yang meremasnya" pikir gua.

Tak sampai disitu saja, lalu ia memasukan tangan keriput nya ke dalam baju gua sehingga dia bisa langsung meremas dada gua, karena gua tidak memakai bra. Lalu ia melintir puting gua, dan mengakibatkan gua mendesah.

"Ahn, kek pelan pelan dong ahh". Ucap gua.

"Iya neng maaf, hehe". Ucapnya.

Ia lalu membuka baju gua, gua pun terkejut.

" Eh kek mau ngapain? "

"Udah neng, ikut aja enak kok hehe" ucap nya.

Ternyata dia mulai menjilati dada gua, lalu puting gua di emut nya seperti bayi, dimulai dari kiri, sambil meremas dada kanan gua.

"Sial Ahn, ini ahhh enak bangett uhhh anjing ahnnnnn" Ucap gua sambil mendesah.

Saat itu gua tidak bisa menahan lagi rasa kenikmatan itu sehingga gua orgasme dan mengenai penis si kakek.

"Neng, mau lagi ga? kalo saya masukin punya saya ke vagina eneng? hehe" ucapnya genit.

"Engga ah pak, saya udah puas kok" ucap gua menolak ajakannya

"Ahh, jangan malu malu gitu ah neng, saya tau eneng masih sange kan? hahaha". Ucapnya tanpa malu.

Untungnya busway udah sampai ke tujuannya sehingga gua bisa pergi dari si kakek genit tersebut.

TO BE CONTINUED....

Jangan lupa vote dan comment ya kakak:)

Heaven FeelsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang