52

155 9 1
                                        


Happy reading💕

***

1 minggu berlalu dan hari ini mereka terakhir ulangan kenaikan kelas. Edo sudah keluar dari rumah sakit,dan dia menjadi sahabat Nadin.

Yang dimana anak Jaemin dkk bakal lulus,dan Jessica dkk bakal naik kelas dua belas.


"mau pulaaaaang," rengek Kiky yang baru saja duduk di kelas.

Valleri yang duduk di dua belakang meja Kiky berceletuk "ngapain datang kalau mau pulang setan."


Kiky mencibir saja dan mengalihkan pandangannya "english kan?" tanya Kiky ke Valleri.

Valleri mengangguk dan pergi ke meja Kiky "emang napa?"

"hn? Nggak,tadi gue kira salah bawa buku,"lalu Kiky mengambil buku cetak lalu belajar.

***

Beda di kelas sebelah yang kebanyakan kakel jadi ricuh.

"WOI ANJENG JANGAN SOMBONG LU SEMUA,KALAU DIPANGGIL TUH BALEK KE BELAKANG," Kalau ada Kiky pasti sudah di tabok.

Sanha yang duduk di sebelah Haechan memegang telinganya "jan teriak setan,suara lu cempreng."

"nyinyinyi," ledek Haechan dan membuat Sanha mengumpat.

"ngapain lu?" Jaemin yang sedang menulis jawaban dikertas kecil terlonjak kaget, dan melihat Haechan yang sedang tertawa "diem anjir,nafas lu bau tanah," dan Haechan mengumpat kecil.

Ini Chenle yang duduk di pojok diam. Dia deketan sama Junho,jadi diam. Ngapain juga ngomong sama dia.

Apalagi temannya pada di depan semua, Jisung di pojok sana jauh.

***

Mereka sudah selesai ujian dan bersiap pulang. Edo mengajak Nadin buat pulang bareng.

"anjir,,,mantan jadi bespren. Sedih cuk"

"hooh. Padahal ku kira mereka balikan"

Jangan tanya siapa,ini Haechan sama.Kiky dengan bangsatnya mereka berbicara begitu didepan Edo sama Nadin.

Edo mendesis sebal menoleh ke mereka "pucek lu pucek," dan di tertawai Haechan dan Kiky.

Beda dengan Vania,Jisung pulang duluan karena ada acara keluarga. Vania pun pulang sendiri. Tadi sempat ditawarin dengan yang lain,tapi dia mau pulang sendiri aja.

Pas dijalan dia singgah di alfamart,sekalian ngadem. Diluar panas banget,Vania menyesal tadi nggak terima ajakan Jazzlynne.

Vania terkejut saat mendengar suara  dibelakangnya "eh? Mau cari eskrim juga?"

Hyunjin mengangguk lalu berjalan dan berdiri di sebelah Vania "mau cornetto? Gue traktir deh," kata Hyunjin.

"serius? Ngga usah,mahal."

"nggak apa kali," Hyunjin mengambil dua Cornetto oreo dan dia berjalan ke meja kasir.

Mereka duduk di luar,untung ada meja dan kursi, dan terlindung dari matahari.

[✔]BUCINTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang