50. Kim Hera ,

32.4K 3K 428
                                        

"Gimana keadaan teman saya dok?" tanya Kirin begitu melihat dokter yang mengoperasi Minju keluar dari dalam ruangan.

Chanyeol tersenyum, "Minju tidak apa apa hanya saja anaknya yang lahir prematur, tunggu saja ya bentar lagi dia siuman,"

Chanyeol mengedarkan pandangannya sampai netra matanya bertemu dengan Jaemin, anak dari kakaknya.

"Fakboi ngapain disini?" tanya Chanyeol bingung saat melihat Jaemin berada di sini pagi hari ini.

Jaemin menoleh, "A-anu om," jawabnya ragu.

"Jangan bilang kalo Minju itu pacar kamu terus anak Minju itu anak kamu juga," ucap Chanyeol, namun Jaemin mengangguk menyetujui.

Kirin dan Minkyu hanya menatap heran ke arah dokter tadi serta Jaemin.

Chanyeol menarik nafasnya, "Dasar fakboi kelebihan hormon,"

"Nanti siang jangan salahkan om kalo papa sama bunda kamu datang ke sini." kata Chanyeol sebelum akhirnya pergi meninggalkan Jaemin.

"Heraa," panggil Jaemin lembut sambil menatap anaknya yang berada di box bayi sebelah Minju

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Heraa," panggil Jaemin lembut sambil menatap anaknya yang berada di box bayi sebelah Minju.

Jaemin tersenyum karena terharu, "Ini ayah," ucapnya lalu menggenggam tangan kecil milik Hera.

Di sebelahnya, Minju menggerakan beberapa jarinya yang artinya dia sudah siuman.

Minju mengerjapkan kedua matanya berulang kali, dia melihat perutnya yang sudah tidak buncit kembali lalu menatap ke arah sebelah kirinya dan ada Jaemin yang sedang mengajak anaknya berbicara.

Minju memegang lengan Jaemin yang membuat Jaemin langsung menoleh ke arah Minju.

"Udah siuman?" tanya Jaemin yang hanya dibalas anggukan oleh Minju.

"Kamu kenapa gak sekolah?" tanya Minju balik dan masih dalam keadaan lemas.

Jaemin kembali menggenggam tangan kecil Hera, "Aku libur satu hari, besok ikut tes susulan," jawab Jaemin santai.

Minju mengangguk paham, "Aku mau tanya," ucap Minju lirih.

"Kamu masih ada rasa sama Lia?" tanya Minju to the point dan membuat Jaemin terdiam.

Minju menarik nafasnya panjang, "Kalo kamu masih ada rasa sama Lia, perjuangin dia. Aku gak maksa kamu buat nikahin aku, buat apa nikah kalo aku sama kamu juga gak ada rasa sama sekali,"

"Aku udah cukup punya Hera, dan tenang aja kamu boleh jenguk dia kapan pun kamu mau," lanjut Minju.

Jaemin melepaskan genggaman di tangan kecil milik putrinya, "Gak gitu, Minju. Aku sama sekali udah gak ada rasa sama Lia, aku mau mengulang semuanya dari awal bareng kamu,"

"Jangan egois, Hera juga anak aku dan dia masih butuh aku," lanjut Jaemin.

Minju terdiam sebentar, "Dia Kim Hera, bukan Na Hera," elaknya.

[1] Passion ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang