Chungha gak habis pikir ia disuruh untuk memantau pemotretan produk baru yang ternyata modelnya adalah anak dan sahabat anaknya sendiri.
"Kenapa gak bilang Mama?" Tanya Chungha sambil menatap tajam Felix yang sedang dimake up.
"Dipaksa Hyunjin Mah." Ngeles Felix.
"BOHONG MAH!"
"Sejak kapan lo manggil Mama gue pakai Mama?" Tanya Felix tak terima.
"Idih orang Mama terima aja tuh gue panggil Mama." Balas Hyunjin.
"Kok malah jadi ribut?" Potong Chungha.
"Hyunjin yang ajak Mah." Aku Hyunjin.
Chungha menghela napas lalu tersenyum.
"Ya sudah. Mau bagaimana lagi." Gumamnya.
Hyunjin dan Felix merasa lega.
"Tapi kalian gak ada PR kan?" Tanya Chungha dengan tegas.
"Gak ada Mah!" Jawab Felix dengan cepat.
Beberapa menit kemudian Chungha sudah tersenyum senang sambil melihat anaknya yang sedang berpose.
"Memang ganteng anakku ini." Gumam Chungha pelan sebelum akhirnya keliling untuk mengecek keadaan disana.
[+]
Chungha duduk didepan gedung menunggu Felix yang sedang membereskan barang-barangnya didalam.
"Chungha?"
Chungha terdiam. Dia menahan dirinya sendiri untuk tetap memandang kebawah.
"Ternyata benar Chungha."
Chungha hapal suara ini. Walau sudah lama tak bertemu, ia tau bahwa lelaki dihadapannya saat ini adalah mantan suaminya.
"Sudah lama tak bertemu. Pesanku juga tak pernah kamu balas lagi." Ucap lelaki itu lagi tak peduli jika Chungha tak menjawabnya.
Chungha berdiri. Perlahan ia mencoba melihat wajah lelaki yang lebih tinggi darinya.
Saat mata mereka saling bertemu, lelaki itu langsung mengenggam kedua tangan Chungha.
"Aku sangat merindukanmu." Ucapnya riang.
"Kenapa kau ada disini?" Tanya Chungha dengan nada yang sangat tak bersahabat.
"Oh, aku ingin mengecek kerjaanku disini bersama rekan kerjaku, Seungwoo." Kalimat terakhir lelaki itu membuat Chungha susah menelan salivanya.
Apa tak ada yang lebih parah lagi dari ini?
Ia ditugaskan untuk ikut project ini, dengan salah satu anaknya sebagai model dan ternyata mantan suaminya ikut andil?
Sungguh rasanya Chungha ingin menenggelamkan dirinya sendiri di sungai terdekat.
"Kenapa kamu tak membalas pesanku?" Tanya lelaki itu.
"Saya kan sudah bilang, kita masih berkomunikasi karna anak-anak kita. Jadi Saya takkan menjawab apapun diluar pertanyaan tentang anak kita." Jawab Chungha.
"Bahkan sekedar untuk menjawab ucapan selamat tidur dari aku?" Tanya lelaki itu lagi.
Chungha memejamkan matanya sejenak. Mencoba menahan emosinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
New Head For My Family
FanfictionChungha pikir setelah bercerai ia hanya harus fokus bekerja dan mengurus anak-anaknya. Namun ternyata Chaewon, Felix, Rina dan Yeojin mempunyai kandidat untuk menjadi Papa baru mereka. Siapa yang Chungha pilih? Story Cover by Kentangpusink 🐛
