Chungha sudah tiba dirumahnya, diantar oleh Seungyoun.
"Makasih ya boss." Ucap Chungha.
"Seungyoun aja. Kita diluar jam kerja. Lagipula kita kan seumuran." Kekeh Seungyoun.
Chungha sebenarnya tak enak hati, tapi ujung-ujungnya nurut, "oke, Seungyoun mau mampir dulu?"
"Kalau nolak, gak enak kan?" Seungyoun nyengir.
Chungha mengajak Seungyoun untuk masuk kerumahnya. Saat pintu dibuka, Chungha malah kaget melihat Yeojin dipojokkan sedang menangis.
Chungha berlari mendekati Yeojin dan langsung menangkup kedua pipi anaknya itu.
"Sayang, kenapa? Kok nangis?" Panik Chungha.
Yeojin tak menjawab. Kalau dilihat dari matanya, Yeojin sepertinya sudah lama menangis.
"Chungha maaf gue lancang, tapi gue izin ke dapur ya ambil minum buat anak lo." Izin Seungyoun.
Chungha tak menjawab. Fokusnya sekarang benar-benar ke Yeojin.
Seungyoun sendiri gak ambil pusing. Dia gak nungguin Chungha untuk menjawab dan langsung ke dapur.
"Mas, Mbak sama Kakak kemana?" Tanya Chungha karna Yeojin tak kunjung menjawab.
Yeojin malah semakin kencang menangis. Chungha semakin bingung.
Dia segera membuka tasnya lalu mengambil hpnya. Chungha gak tau, saat keadaan begini cuman satu orang yang ada dipikirannya.
Dengan cepat Chungha menelpon orang tersebut.
Changkyun: Halo? Kenapa Chungha?
Chungha: Changkyun, kamu dimana?
Changkyun: sebentar, kamu kenapa? Kok panik gini?
Chungha: kamu dimana?
Changkyun: aku-
Chungha: Changkyun! Buruan jawab!
Changkyun: sabar Chungha. Aku lagi ketemu client. Memangnya kenapa?
Chungha: Kakak sama kamu?
Changkyun: Chungha, kamu tau kan akhir-akhir ini kami menjauh?
Chungha: Changkyun anak-anak aku gak ada.
Changkyun: gak ada gimana? Tadi sebelum berangkat aku masih lihat Mas Felix didepan rumah lagi nyuci sepedanya.
Chungha: Aku gak tau Changkyun. Aku pulang Adek nangis. Aku tanya kemana Mas, Mbak sama Kakak tapi gak dijawab.
Changkyun: Mungkin lagi keluar. Main sama temannya.
Chungha: Changkyun, sebentar lagi mereka ujian. Aku larang mereka main.
Chungha: Aku harus gimana? Adek gak berhenti nangis. Changkyun tolong kesini.
"Chungha, ini minum buat anak lo." Seungyoun datang membawa secangkir teh hangat.
Chungha langsung meletakkan hpnya begitu saja. Ia mengambil cangkirnya dari Seungyoun lalu mencoba membuat Yeojin meminum tehnya.
Seungyoun melihat hp Chungha yang masih tersambung. Ada nama 'Chang🔐' dilayar.
Seungyoun melirik Chungha yang kembali fokus pada anaknya. Ia lalu mengambil hp Chungha sambil berbicara dalam hati meminta maaf karna lancang mengambil hp Chungha.
KAMU SEDANG MEMBACA
New Head For My Family
FanfictionChungha pikir setelah bercerai ia hanya harus fokus bekerja dan mengurus anak-anaknya. Namun ternyata Chaewon, Felix, Rina dan Yeojin mempunyai kandidat untuk menjadi Papa baru mereka. Siapa yang Chungha pilih? Story Cover by Kentangpusink 🐛
