Kangmas X

222 27 36
                                        

Wow part ke 13. Sangat cocok untuk part spesial kangmas x.

[+]

Yeojin turun dari mobil saat Seungwoo membukakan pintunya.

"Makasih om." Ucap Yeojin dengan suara seraknya.

Seungwoo tersenyum. Ia berniat ingin langsung pulang tapi lengan jasnya malah dipegang oleh Yeojin.

"Temenin masuk." Pinta Yeojin dengan suara yang kecil.

"Ayo." Seungwoo berjalan dibelakang Yeojin. Membiarkan anak itu masuk lebih dulu.

"YEOJIN!!" Chungha langsung menghampiri Yeojin dan memeluknya dengan erat.

Sekilas, Seungwoo juga bisa melihat bahwa wanita itu turut menangis.

"Kamu kenapa sayang." Lirih Chungha.

"Kita kayaknya harus bicara mah." Ucap Chaewon yang berdiri dibelakang Chungha.

Matanya melirik setiap orang yang ada disana seperti sedang menghitung.

"10 mata." Lanjut Chaewon.

"Oh ya, saya pamit pulang." Ucap Seungwoo namun lengan jasnya kembali dipegang Yeojin.

"Temenin." Gumam Yeojin.

Seungwoo melirik Chungha meminta bantuan tapi Chungha sendiri tak tau harus apa.

"Kalian mau bicara sepertinya urusan keluarga. Om orang luar. Gak baik om ikut kalian." Ucap Seungwoo pada Yeojin.

Tapi pegangan Yeojin tak kunjung lepas. Ia malah mulai menangis lagi.

"Yeojin..." Panggil Seungwoo. Bukannya berhenti, tangisannya makin menjadi.

"Om ikut aja deh. Tapi jangan disebar ya apapun yang Om denger nanti." Ujar Chaewon.

Dan pada akhirnya Seungwoo duduk disamping Yeojin yang masih memegang lengan jasnya.

Sementara disitu juga ada Chungha, Chaewon, Felix dan Rina.

"Jujur sama Mbak. Papa pasti temuin Yeojin?" Tanya Chaewon yang langsung diangguki oleh Yeojin.

"Loh? Papa juga ketemu Kakak." Celetuk Rina.

Chaewon langsung memandang Rina kemudian membanting bantal yang tadi ia pangku.

"Apa dia gila!" Kesal Chaewon tentu dengan refleks Chungha langsung menepuk pelan bibir anaknya itu.

"Mah..."

"Kesal boleh, tapi harus jaga ucapan." Tegas Chungha.

"Ya masa aku bilang wah Papa tidak bisa berpikir secara normal lagi. Gak mungkin kan mah?" Gerutu Chaewon.

"Lihat tuh Mas. Seberapa obsesinya Papa sama lo. Mbak kan udah bilang, tolak secara terang-terangan!" Gemas Chaewon pada Felix.

"Mah Felix mau tanya sesuatu." Celetuk Felix.

"Anjir gue dicuekkin." Gerutu Chaewon yang bibirnya kembali ditepuk pelan oleh Chungha.

New Head For My FamilyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang