---------------------------
"Ah, syukurlah kita selamat," lelaki itu berujar lega sembari melepaskan tangannya dari lengan Tzuyu. Nafasnya terengah-engah setelah berlari beberapa kilo meter. Tzuyu pun mengalami hal yang sama. Gadis itu terengah diselingi batuk-batuk kecil. Ia meletakkan tangannya di lutut sambil mengatur nafasnya yang tersengal.
"Apa kau baik-baik saja?" Lelaki itu bertanya.
"Apa yang kau inginkan?" Tzuyu mendongak dan menatap lelaki tersebut.
"Hah?" Lelaki itu balas menatap Tzuyu dengan bingung. "Aku baru saja menyelamatkanmu dari Vampir, nona," jawabnya, agak kesal.
"Apa?" Kali ini Tzuyu yang menatapnya bingung. "Menyelamatkanku? Dari Vampir? Maksudmu, kau manusia?"
Lelaki itu mengernyitkan dahinya. Raut mukanya yang tampan terlihat lelah.
"Aku manusia? Kau juga manusia 'kan?" pertanyaannya terdengar bimbang.
"Aku manusia," jawab Tzuyu. "Siapa kau?"
"Namaku Jimin. Aku Hunter, pemburu vampir. Aku mengikuti kalian sejak kalian masuk ke hutan ini. Dan syukurlah, aku bisa menyelamatkanmu. Suatu keajaiban kau masih selamat setelah beberapa saat bersama Vampir,"
Tzuyu melongo. Ia menatap sosok itu dengan cermat. Seorang lelaki berpakaian serba hitam dilengkapi baju rompi, semacam baju rompi anti peluru yang biasa dipakai anggota kepolisian, lengkap dengan beberapa senjata api di pinggang kanannya. Beberapa belati juga tampak tertata di kantong yang juga berada melingkar di pinggang. Sebuah pistol kaki terselip di kantong yang melekat di pahan kanan dan kiri, sementara tangannya kokoh menggenggam sebuah busur silang.
"Kau --- menyelamatkanku dari Vampir?" Tzuyu kembali berujar tak percaya hingga membuat pemuda di hadapannya heran.
"Tentu saja, aku berusaha menyelamatkanmu dari vampir. Kau pikir aku tadi sedang apa? Bermain tembak-tembakkan?" desisnya kesal.
Tzuyu menegakkan tubuhnya dan memutar bola matanya frustasi.
"Tunggu, ada kesalah pahaman di sini. Ceritanya panjang hingga aku bisa bersama vampir-vampir itu. Tapi yang jelas, aku tidak butuh diselamatkan. Maksudku, aku tidak dalam bahaya dan kau tak seharusnya menyelamatkanku dari sana! Maksudku ..." Tzuyu terlihat bingung mengatur kata-katanya. Sementara pemuda Hunter di hadapannya kembali melongo.
"Apa otakmu korslet? Apa kau amnesia? Apa kepalamu terantuk sesuatu? Kau berada di sana bersama makhluk penghisap darah dan kau mengatakan situasimu tak berbahaya? Aku berusaha menyelamatkanmu, nona. Dan seharusnya kau berterima kasih padaku," pemuda bernama Jimin itu terdengar makin kesal.
Tzuyu mengangkat tangannya gemas.
"Oke, maksudku, terima kasih karena kau berusaha menyelamatkanku. Tapi, kondisiku benar-benar sedang tidak dalam bahaya. Mereka tidak akan menghabisiku, mereka tidak akan ..." ia mengacak-acak rambutnya sendiri. "Yang jelas aku tidak butuh diselamatkan, titik!" Gadis itu berteriak.
"Sekarang, bawa aku kembali ke sana!"
Rahang Jimin ternganga.
"Apa kau gila?" desisnya tak percaya. "Kau manusia pertama yang menolak ku selamatkan dari Vampir."
"Karena ceritanya panjang. Aku tak punya waktu untuk mendongeng bagaimana awalnya aku bisa bersama Vampir-vampir itu. Tapi yang jelas, BAWA AKU KEMBALI KE SANA!"
"Tidak." Jimin menjawab singkat, dan jelas.
Tzuyu menggigit bibirnya kesal.
"Oke, aku ke sana sendiri." Gadis itu berbalik, melangkahkan kaki sekenanya. Menerobos lebatnya hutan. Ia tak ingat sama sekali jalan ketika ia dibawa kemari.
"Nona, apa kau demam? Apa kau amnesia?" Lelaki itu berujar dari belakangnya. Tzuyu tak menyangka bahwa Jimin akan mengekorinya.
Tzuyu tak menjawab. Ia terus berjalan tanpa menghiraukan ocehan lelaki itu.
Ia masih berjalan sekenanya ketika tiba-tiba ia merasakan tanah yang ia pijak bergerak dan tubuhnya oleng. Gadis itu menjerit ketika tubuhnya yang mungil meluncur melewati lereng, menuju jurang yang ternyata ternganga di bawah sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIFFERENT {TAETZU}✔️
RomansaMencintai seseorang yang berbeda dengan kita apa salah?_ CTZ ada makhluk abadi yang bersedia bertekuk lutut dan mau melakukan apapun untukmu! Karena aku sangat mencintaimu_ KTH Don't forget to follow me before Reading my Story, Thanks💜 Start : 25M...
