Hari yang di tunggu tunggupun akhirnya tiba, walau pikiran Seulgi masih di penuhi tanda tanya besar tapi ia tetap senang. Akhirnya bisa ke DisneyLand meski tak bersama papanya. Pagi pagi sekali, ia sudah bersiap dengan koper besarnya. Padahal ia hanya pergi 2 hari tapi barang bawaannya seperti akan minggat dari rumah.
Sebelum berangkat para murid di di wajibkan absen terlebih dahulu, agar tak ada yang tertinggal. Baris secara rapi sebelum memasuki pesawat. Mereka duduk sesuai urutan nama.
Perjalanan dari bandara incheon menuju Hongkong hanya memakan waktu 3 jam saja. Para murid rata rata hanya terdiam dan asik dengan dunianya masing masing , termasuk Seulgi. Teman yang duduk di sampingnya tak lain dan tak bukan adalah si ketua kelas, Seungwan Son. Nama depan mereka sama sama menggunakan huruf S. Mereka berdua tak begitu akrab sejak masuk SMA, padahal mereka juga berada di SD dan SMP yang sama.
Seulgi duduk di bagian paling pojok dekat jendela, ia hanya memandang keluar jendela menikmati pemandangan langit yang begitu biru sambil mendengarkan musik dari airpods miliknya.
Tak terasa tiga jam berlalu begitu cepat. Mereka akhirnya sampai di DisneyLand tempat tujuan mereka. Sebelum mereka mulai bermain, mereka harus meletakan barang bawaan di hotel yang ada di DisneyLand tersebut. Pembagian kamar di lakukan secara bebas, alias mereka bebas memilih teman sekamarnya, dengan jumlah maximal 3 orang per kamar.
Dan sudah tentu Seulgi akan mengambil kamar yang sama dengan Joy, just for your information Yeri tidak ikut studytour kali ini. Gadis itu demam, kemaren saat pulang sekolah, ia serta Seulgi dan Joy nekat bermain hujan hujanan. Berhubung Seulgi dan Joy memang sudah bebal jadi mereka tak mudah sakit, beda dengan Yeri yang hari hari hanya ia habiskan di kasur rumahnya. Padahal gadis itulah yang paling menanti hari ini.
Joy dan Seulgi memilih kamar yang kecil, hanya untuk 2 orang saja. Mereka tak mau menambah personil yang tak begitu dekat, nanti akan ada hawa tak nyaman.
Setelah meletakan barang bawaan mereka, sekolah membebaskan para murid untuk melakukan riset penelitian di DisneyLand, dan riset itu menyangkut karya ilmiah, padahal mah ujung ujungnya cuman di suruh cerita kegiatan kita. Mereka semua bermain sepuasnya, melupakan rasa lelah saat di sekolah.
Hingga akhirnya malam tiba, Joy dan Seulgi sudah berada di pusat/tengah DisneyLand untuk menonton karnaval malam. Mereka bersorak kegirangan melihat semua tokoh Disney yang lalu lalang di hadapan mereka.
Selesai karnaval seluruh murid di beri kesempatan untuk mandi dan bersiap untuk makan malam. Seulgi dan Joy kembali ke kamar dan segera bersiap. Selesainya, mereka segera ke ruang makan yang ada di hotel itu untuk mengambil makan malam.
Sambil menikmati makan malam, Joy dan Seulgi mencoba menelepon Yeri. Mereka sedikit mengejek Yeri karena gadis itu tidak bisa ikut bersama mereka. Hingga sebuah suara menghentikan aktivitas Joy dan Seulgi.
"Ehm.. permisi"
Joy dan Seulgi menoleh pada sumber suara.
"Op- oppaa!" Ucap Joy terkejut dan langsung bangkit berdiri. Kini seorang laki laki berdiri di dekat meja Joy dan Seulgi. Laki laki itu melambai dan memegang tangan Joy.
"Maaf Seulgi, Joynya aku pinjem dulu" ucap laki laki itu lalu menarik Joy pergi dari sana. Itu Sungjae oppa, mantan kekasih Joy. Mungkin dia mau ngajak joy merajut kasih kembali. Biasa percintaan dua orang itu emang rumit.
Seulgi sekarang duduk sendirian, ia ingin kembali ke kamar saja dan tidur, namun sepertinya rencana untuk menikmati kamar sendirian gagal. Ada seorang wanita yang sedang berdiri di depan pintu kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
GLEAM || SEULRENE
RandomSeulgi jatuh cinta untuk yang pertama kalinya pada seorang wanita. Dan wanita itu adalah Irene, mama barunya Seulgi Di saat cahaya lainnya mulai redup, dia hadir dengan cahayanya GxG Cerita ini merupakan fiksi atau sebatas khayalan penulis semata, t...
