"Hah~".
Sarada bernafas lega ketika dapat meneguk air setelah seharian tidak mendapatkan air minum.andai saja kimiro ini tidak menyebalkan sudah pastinya sarada tidak akan memarahi kimiro terus.bagaimanapun juga sarada itu tidak tega jika terus memarahi orang yg sebenarnya tidak bersalah.
"Masih lama lagi,ya?"gumam sarada bosan.
"Mungkin,karena aku merasa akan ada banyak shinobi kumo yg akan berjaga di sekitar sini.apalagi,kita sudah memasuki wilayah perbatasan kumogakure"timpal kimiro.
"Souka...pasti akan sangat berbahaya jika kita bertindak ceroboh sedikit saja"kata sarada.
"Tapi,aku juga mau cepat-cepat sampai ke desa itu.aku sekarang merasakan lapar"rengek kimiro.
"Ck".
Tidak mau berlama-lama di tempat ini,sarada dan kimiro pun segera bergegas melanjutkan kembali perjalanannya.dan mereka juga harus mencari goa terlebih dahulu untuk di jadikan tempat tidur nanti,karena hari semakin larut sore.
.
.
.
.
.
"Kalian mengancam!"teriak sasuke mengaktifkan mata sharingan nya.
"Kami tidak mengancam,sasuke.karena kejadian ini sudah kami diskusi kan dengan kakashi dan tsunade"kata koharu.
Merasa tidak percaya dengan ucapan koharu makin membuat sasuke tambah emosi,memicu mata rinnegan nya juga ikut aktif.sasuke sudah murni menjadi ayah yg sangat mengkhawatirkan putrinya.
"Sasuke,sudahlah.aku tau perasaan mu tapi keputusan mereka membuat nyawa sarada terlindungi"kata naruto.
"Terlindungi?!touchan!bagaimana jika para anbu itu membunuh sarada?!apakah touchan akan percaya begitu saja dengan mereka"teriak boruto kesal.
"Kalau itu terjadi...akan touchan hantam dengan bijuu dama"timpal naruto.
Deg!
Ucapan naruto selalu boruto percaya,walaupun terkadang naruto itu sering tidak menepati janjinya dengan tepat waktu.tapi,boruto itu selalu percaya kepada naruto karena naruto tidak pernah bohong dengan ucapannya.
"Ku harap ucapan mu itu benar,usuratonkachi".
Sasuke segera berlalu pergi menghentikan perdebatan menyebalkan itu.homura dan koharu pun tampak bisa bernafas lega kembali.
"Aku permisi,maaf sudah menganggu kalian"kata naruto sopan.
"Boruto,ayo".
"Baiklah".
.
.
.
.
.
Kuuukk kuuukk
Suara burung hantu terdengar jelas dan nyaring di telinga sarada dan kimiro,keduanya belum juga menemukan goa untuk tidur malam ini.apalagi hujan pun turun dengan cukup deras,di iringi dengan suara gemuruh petir dan angin yg sangat lebat.
"Sarada...aku takut".
Lagi dan lagi,kimiro merengek dengan sangat tidak elitnya membuat sarada ingin memukul kepalanya lagi.namun,sarada tahan karena hal itu dapat membuat kimiro akan jadi marah-marah tidak jelas.dan itu pun akan menghambat mereka untuk cepat tiba ke desa kumogakure.
"Kimiro...hujan ini sangat lebat dan petir yg sangat kencang.jangan sampai petirnya itu akan menghantam kepala mu juga"kata sarada mengancam.
"Kau ini...seram sekali".
Akhirnya,kimiro pun bungkam dan berjalan dengan tenang agar membuat sarada tidak marah-marah lagi.
Tring!!!
"Akkh!".
Satu kunai berhasil melesat di lengan sarada,membuat darah kental mengalir tanpa henti-hentinya.melihat itu,kimiro pun kaget dan langsung mencabut kunai tsb dari lengan sarada dan membuat sarada berteriak hebat dan memukul kepala kimiro dengan kencang.kimiro pun juga ikut-ikutan teriak.
KAMU SEDANG MEMBACA
lanjutan boruto dkk (2)
Fanfictionpembaca setia boruto dkk.mohon maaf,wattpad author yg kemarin lagi rusak dan author ganti ulang wattpad lagi ??? dibaca ya,ini lanjutannya kok DAN BUDAYAKAN VOTE SESUDAH MEMBACA❕AGAR AUTHOR💪BUAT🆙CERITANYA *happy reading*
