Minggu pagi.
Kelya keluar dari kamarnya menuju kamar adiknya,Ana yang kemarin sudah diperbolehkan pulang.Kelya harap kali ini Ana tidak seperti Verrel yang lupa alasan kenapa ia pingsan dan yang ia lihat terakhir kali saat itu.Tapi Verrel kan koma,kalau Ana tidak.Sebenarnya sih, Verrel koma karena alasan yang tidak masuk akal.Bagaimana bisa ia koma hanya karena ditusuk?Sepintar itukah pembunuhnya sampai membuat Verrel koma?
Kelya melihat adiknya itu sedang asyik menonton tv dikamarnya.
"Na,gue pengen nanya deh sama lo."
Ana menoleh melihat kakaknya sudah berdiri diambang pintu.
"Nanya apa?"
Kelya duduk dikasur adiknya. "Lo inget kenapa lo bisa pingsan?"
Ana sedikit mengingat. "Inget."
Kelya tersenyum. "Coba cerita sama gue!"
Ana memulai ceritanya dengan menarik nafas.
Jadi ceritanya,pagi itu selesai sarapan Ana dan Icha sedang nonton tv bareng dikamarnya Icha.
Saat sedang asyik-asyiknya,tiba-tiba listrik padam.
Saat itu juga terdengar lolongan serigala dari luar.Ana sama Icha takut terus pelukan karena ruangan kamar Icha saat itu gelap banget dan nggak ada cahaya sama sekali karena jendela juga mereka tutup biar sensasi nontonnya lebih berasa dan pagi itu juga masih jam enam jadi belum terlalu terang.
Pengen buka jendela juga takut soalnya rumah Icha itu tipe rumahnya gelap gitu.
Terus tiba-tiba ada lolongan serigala lagi,pas itu juga ada yang gedor pintu kamar Icha kenceng banget.
Setelah itu Ana sama Icha pelukan dan sembunyi dibalik selimut sambil tengkurep.
Setelah itu pintu kedobrak dengan kencang dan lagi-lagi ada lolongan serigala.
Lalu selimut mereka kebuka dan ada yang getok kepala mereka sampai pingsan.
"Lah lu oon banget sih bukannya liat siapa orangnya!" Omel Kelya.
"Lah namanya juga takut.Lo kalau ada diposisi gue juga takut kali." Balas Ana.
Kelya menaikkan sebelah alisnya. "Nggak tuh!Gue kalo ada diposisi lo gue ancem lapor polisi aja!"
"Ck,kak!Tapi gerak-gerik orang yang nyelakain gue sama Icha itu kayak bukan orang tau!" Jawab Ana dan Kelya terbelalak.
"Terus apa?Kuyang?"
"Ihh gue serius kayak bukan orang,soalnya setiap dia beraksi kayak tadi tuh selalu ada lolongan serigala." Balas Ana.
Kelya terdiam.
Namun tiba-tiba ponsel Kelya berbunyi dan tertera nama 'Nana Dalem' disitu dan Kelya segera mengangkatnya.
"Kel!Kakak gue udah inget!Udah inget semuanya!"
Kelya tersenyum.Dua jawaban sekaligus!
"Apa jawabannya?"
"Ayok kerumah gue!"
Tit.
Kelya langsung buru-buru pergi kekamarnya,mengambil jaketnya,dan segera menjalankan mesin motornya kencang-kencang menuju rumah Nana.
***
Mei memencet bel rumah besar itu.Setelah dibukakan oleh asisten rumah tangga,Mei masuk dan menuju kamar sahabatnya.
Setelah itu ia tersenyum melihat empat orang yang sudah anteng menunggunya.
"Hm,gue telat ya?"
Keempat sahabatnya mengangguk dengan serempak.Setelah itu ia ikut duduk di kasur berukuran queen size itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
DARK WOLF ✔
WerewolfPerselisihan,saling membenci,bukti mengerikan Tak hanya ingin mengandalkan polisi,kelima remaja dengan jiwa penasaran yang tinggi ikut serta menyelidiki kasus janggal dan siapa dalang sebenarnya dibalik kasus besar ini. Semangat mereka dalam menjala...
