Angelic menjentikkan jari. "Nah,mungkin gini.Likantrof merasa difitnah sama inyek karena masalah pelaku,sedangkan inyek merasa difitnah sama likantrof kalau inyek yang fitnah mereka juga.Berarti,kalau udah saling fitnah-fitnah gini,kemungkinan besar ada yang fitnah kalian berdua dan ngadu domba." Opini Angelic.Ia hanya mengeluarkan isi kepalanya.
Tak lama semua mata tertuju kepada Leo.
"Lah?Kok pada ngeliatin gue semua dah?!"
Leo menatap semuanya kesal.Entah kenapa lagi-lagi merasaan menyesal itu muncul dalam hatinya.Menyesal lahir.
"Yang mau ngadu domba inyek sama likantrof,siapa lagi kalau bukan bangsa vampir?Eh,bener nggak sih? Gue nggak terlalu ngerti." Tanya Pita.
Leo menatap Pita tajam lalu tersenyum miring. "Maksudnya lo jadiin vampir sebagai pihak ketiga yang difitnah?"
Pita hanya terdiam. "Gue salah ya?Yaudah deh maaf."
"Lo nggak salah Pit!Bisa jadi itu bener!" Seru Vina.
"Oh iya,lo kan vampir sendiri di geng kalian,nah,tujuan lo apa coba masuk geng yang isinya likantrof semua?" Tanya Chelsea.
Leo mencoba sabar.Menelan ludah lalu menghembuskan nafas perlahan.Andai saja Angelic tadi nggak bilang gitu.Pandangannya beralih kepada Angelic sambil menatap ceweknya itu kesal.
Angelic menggigit bibir lalu buka suara. "Heh,bukan gitu maksud gue.Duh gimana ya.Kan belom tentu vampir. Mungkin aja salah satu dari likantrof atau inyek yang berkhianat gimana?"
"Bisa jadi sih." Tambah Mei.
Glen yang sedari diam angkat bicara. "Tapi inyek kan emang dari sananya licik sih."
Bianca melotot. "Apaan sih!Nih yang kayak gini nih yang tukang fitnah!"
"Kalian bisa nggak sih sehari aja nggak usah ribut gitu?Gimana pun juga,status kita kalo disekolah itu tetep temen." Jelas Leo.
"Ogah banget." Cetus Dave.
"Heh gue hampir lupa gue mau minta tolong apaan!Berisik sih!" Omel Kelya.
Alaska berdecak. "Minta tolong apaan sih?Kalo nggak penting gue tolak."
"Gue minta tolong ke lo semua,buat cari bareng-bareng pembunuh di gang itu.Kalian sakti tuh,beda sama kita.Apalagi Leo.Mau ya?" Tanya Kelya.
Alaska mengerutkan alis. "Buat apa?"
"Emangnya lo semua pada nggak capek apa ya kalo difitnah terus?!" Selak Kelya.
Pita tiba-tiba duduk disebelah Kelya. "Gue setuju sama Kelya.Memangnya kalian semua,likantrof,inyek sama vampir.Nggak capek kalau kalian difitnah terus?"
Nana manggut-manggut.Ternyata ini maksud Kelya mengumpulkan mereka. "Kalau kita tau pelakunya,salah satu dari kalian kan nggak akan kena fitnah lagi.Tapi kalau seandainya kalian takut,gue pastikan kalau kalian itu pelakunya.Gimana?"
Dyra tersenyum bangga menatap Nana lalu berbisik. "Lo pinter Na.Hebat."
Nana menaikkan alis bangga.
"Hm,gini deh.Pada mau diskusi dulu?" Tanya Mei.
Buset,udah kayak pemilihan apa aja pake diskusi.
Akhirnya kelompok mereka masing-masing berdiskusi.
Tak lama.
"Yaudah kita setuju!" Jawab mereka serempak.
Kelya tersenyum senang.
"Tapi mau mulai dari mana?" Tanya Chelsea.
KAMU SEDANG MEMBACA
DARK WOLF ✔
Hombres LoboPerselisihan,saling membenci,bukti mengerikan Tak hanya ingin mengandalkan polisi,kelima remaja dengan jiwa penasaran yang tinggi ikut serta menyelidiki kasus janggal dan siapa dalang sebenarnya dibalik kasus besar ini. Semangat mereka dalam menjala...
