(Chapter 27) Album

537 54 10
                                    

Chaeryeong tidak langsung pulang ia mengajak Yuna untuk menemaninya ke atap sekolah. Karena Yuna juga tidak ada acara sepulang sekolah jadi Yuna menerima ajakan Chaeryeong.

"Kenapa kau mengajak ku kemari, apa Kau pernah kesini sebelumnya?" Tanya Yuna.

Pasalnya baru pertama kali Yuna menginjakkan kakinya ke atap sekolah.
Alih-alih menjawab pertanyaan, Chaeryeong berseru agar Yuna mendekat kearahnya.

"Yuna kemari coba kau lihat pemandangan dari sini"

Yuna tersenyum kecut karena Chaeryeong mengalihkan pembicaraan namun Yuna tetap menghampiri Chaeryeong.

"Dari atas sini ternyata sekolah kita sangat luas ya"

Chaeryeong setuju dengan apa yang Yuna ucapkan.

"Kau belum menjawab pertanyaanku. Apa kau sebelumnya pernah kemari?" Tanya Yuna sekali lagi.

Chaeryeong terkekeh ia menepuk-nepuk pipinya.

"Tadi pagi Taehyun mengajakku kemari saat bolos jam pelajaran pertama"

"Ternyata kalian berdua kemari malah asik berduaan. Wah aku tidak habis pikir"

"Tidak seperti itu Shin Yuna" elak Chaeryeong.

Yuna terus saja menggoda Chaeryeong bahkan Yuna sampai meninju pelan lengan Chaeryeong.

"Jangan-jangan kau mengungkapkan perasaan mu disini?" Tebak Yuna.

"Huh mengapa kau membahas itu lagi" Chaeryeong memelankan suaranya.

"Maaf, aku hanya bertanya"

Yuna merasa tidak enak karena perubahan ekspresi Chaeryeong saat ini.

"Tidak apa Yuna, hanya saja aku jadi teringat lagi"

Chaeryeong menghembuskan napasnya berat.

"Darimana kau mendapatkan keberanian untuk memgungkapkannya pada Taehyun?"

Yuna bersandar pada tembok pembatas.

"Aku tidak ingin menyesal karena mungkin aku dan Taehyun tidak akan bertemu lagi" jelas Chaeryeong.

Yuna menepuk punggung Chaeryeong.

"Kau sudah melakukannya. Keberanianmu haruskah ku acungi jempol" ujar Yuna sambil tersenyum.

Chaeryeong tersenyum mendengar dirinya dipuji. Mereka berdua terdiam setelah itu.
Angin berhembus cukup kencang Chaeryeong terlihat memejamkan matanya.

"Ku rasa ini terakhir kalinya aku disini. Yuna maafkan aku jika aku mempunyai salah padamu" ujar Chaeryeong masih dengan mata yang terpejam.

Yuna langsung menatap Chaeryeong karena dengan tiba-tiba berbicara seperti itu.

"Kau ini bicara apa? Sudahlah jangan berubah menjadi sedih seperti ini" ujar Yuna sambil memeluk Chaeryeong.

"Terasa kurang lengkap tidak ada Ryujin" gumam Yuna.

"Kau benar"

Chaeryeong setuju. Ryujin sedang bersama Beomgyu mereka sedang asik jalan berdua. Berbeda dengan Yuna dan juga Chaeryeong yang selalu ada waktu luang karena tidak memiliki kekasih.

"Oh iya aku penasaran jawaban apa yang Taehyun berikan padamu. Ayolah cerita sedikit"

Yuna merajuk agar Chaeryeong mau menceritakan padanya, karena Yuna sangat penasaran sekali. Chaeryeong membuka matanya tubuhnya terasa terguncang siapa lagi pelakunya selain Yuna? Dia terus saja menggoyangkan badan Chaeryeong seperti anak kecil yang merengek pada ibunya.

L.U.V [TXT ITZY]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang