Drrrt....Drrrtt...
Ryujin terbangun ia mencari ponselnya yang terus bergetar, Ia masih belum sadar sepenuhnya.
"Halo"
"Ryujin aku ingin mengajak mu car free day bagaimana?"
Ryujin melihat nama yang tertera pada layar ponselnya, Choi Beomgyu.
"Cepat kau siap-siap aku akan kerumah mu sekarang oh iya kirim alamat rumah mu ya"
"Tapi aku--"
Tutt...tutt..
"Hey Choi Beomgyu!"
Ryujin melihat kearah jam dinding di kamarnya sekarang masih pukul setengah enam pagi dan Beomgyu mengajaknya car free day.
Ryujin mengacak rambutnya frustasi, ia segera bangun untuk bersiap-siap. Tak lupa Ryujin mengirim alamat rumahnya pada Beomgyu.
Ryujin sudah siap dengan sepedanya tadi Beomgyu mengirim pesan agar Ryujin membawa sepedanya.
Ryujin memakai celana training dan kaos lengan panjang di double dengan sweater rambutnya ia ikat ekor kuda.
"Ternyata rumah mu tidak jauh ya dengan rumah ku" ujar Beomgyu yang baru tiba didepan rumah Ryujin.
"Memang rumahmu dimana?"
"Komplek sebelah lumayan dekat"
Ryujin menuntun sepedanya sampai keluar dari pekarangan rumahnya.
Mereka berdua menggayuh sepedanya dengan santai dan beriringan. Suasana pagi memang menyegarkan langit perlahan berubah menjadi terang.Mereka memutari alun-alun kota yang luas. Sudah lima kali putaran jika dihitung.
Beomgyu yang kini berada lebih depan dari Ryujin menghentikan laju sepedanya.
"Kau haus? Mau beristirahat sebentar?" Tanya Beomgyu.
Ryujin mengangguk lalu mereka berdua memarkirkan sepedanya di samping gerobak bubur ayam.
Ryujin hanya mengikuti Beomgyu yang jalan mendahuluinya.
"Sekalian makan ya pasti laparkan" ujar Beomgyu saat melewatinya.
Ryunjin tersenyum kenapa Beomgyu pengertian sekali. Ryujin mencari tempat yang kosong, ia duduk lesehan di karpet yang tersedia.
Beomgyu membawa dua mangkok bubur ayam ditambah dengan dua teh hangat yang dibawanya dengan nampan.
"Terimakasih Beomgyu kau baik sekali" ujar Ryujin dengan senyuman manis yang ia lontarkan.
"Sudah habiskan makannya, tapi sudah ini kau yang bayar ya" ujar Beomgyu santai.
Ryujin melemparinya dengan Krupuk yang masih dalam plastik kecil.
"Bercanda Ryujin, tidak usah dilempar juga kerupuknya" omel Beomgyu.
"Habisnya aku kira serius kan aku tidak membawa dompet"
Mereka memakan bubur ayam dengan tenang. Orang-orang yang sedang ber jogging menjadi pemandangan alun-alun kota saat ini.
Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk duduk saja dulu. Ryujin dan Beomgyu sama-sama sibuk dengan ponselnya.
"Beomgyu ayo kita mengambil foto" ajak Ryujin.
Ryujin mendekatkan dirinya pada Beomgyu. Satu tangannya siap mengambil gambar dengan ponsel miliknya.
Karena terlalu dekat Beomgyu terasa sedikit canggung.

KAMU SEDANG MEMBACA
L.U.V [TXT ITZY]
أدب الهواةCAST : TXT member ITZY member Menceritakan seorang gadis sma menyukai kakak kelasnya yang populer. Namun siapa sangka jika kakak kelas yang ia sukai sudah memiliki kekasih? Sampai pada akhirnya gadis ini menyerah. Dia tidak sadar jika teman terdeka...