Girl Group

15K 1.8K 357
                                        


Sore menjelang malam. Junkyu sudah selesai bersih-bersih, berhubung hari libur jadi mereka tidak latihan sampai malam seperti biasanya. Junkyu berjalan ke dapur masih dengan handuk kecil di kepalanya.

Mendengar suara berisik dari ruang tengah, Junkyu mengambil sebotol air lalu berjalan ke ruang tengah.

Dilihatnya semua penghuni rumah minus Junghwan yang mungkin sedang belajar di kamar, plus tetangga sebelah park jihoon.

'Pantes berisik.' Batin Junkyu

Biasanya berisik sih, tapi ga seberisik ini.

"Yaak!! Heboh bangett sii.."

Semua orang mengalihkan atensinya ke Junkyu.

"Hahaha.. Kyu lihat jihoon.." ucap Hyunsuk di sela tawanya.

"Kyu lihat gue." Itu Jihoon lagi joget-joget.

"Ngapain si hoon?" Tanya Junkyu, mengambil posisi duduk di sebelah Jaehyuk.

"Ini lagi latihan buat 3pun Treasure." Junkyu mengangguk-angguk.

"Hyung jangan bilang ga tau ini lagu siapa?" Tanya Jaehyuk melihat wajah datar Junkyu.

"Lagu siapa emang?" Tanya Junkyu mengerjap polos. Dia seperti pernah dengar sih, tapi lupa-lupa ingat.

"Ah Junkyu ga asik banget lu.." Jihoon menghentikan kegiatan joget-jogetnya, lalu duduk di lantai. Meminum asal botol yang ada.

"Junkyu hyung mana tau begituan, emangnya dia suka cewe." Haruto menimpali.

"YAA.. Mulutt.." Junkyu protes mempoutkan bibirnya sebal. Suka ga ngaca Haruto mah.

"Yang kaya gini Hyung, masa ga tau.." Ini Jeongwoo kembali mempraktekan.

Semua orang di ruangan ketawa ngakak termasuk Junkyu.

"Ga tau kekeke.." jawab Junkyu menggeleng masih sambil menertawakan Jeongwoo.

"Ruto lu yang sekamar jejelin Junkyu kenapa, kasian polos amat anak gue.. taunya lagu anak-anak doang." Ujar Hyunsuk.

"Jangan Hyung, nanti kalo ngambek minta beliin rok gimana.." dasar Haruto memang yang mulutnya ga ada saringannya.

"YA.." Junkyu beranjak mendekati Haruto, lalu menarik kerah bajunya hingga mencekik lehernya. Menggoyang-goyangkannya sampai kepala Haruto pusing.

"HYUNGG.. HARU GA BISA NAPASS.."

"Dah ah pulang, ga mau ikut campur urusan rumah tangga orang." Itu Jihoon beranjak berdiri, lalu pulang ke dormnya. Yang lain pun mengikuti masuk ke kamar masing-masing.

"HYUNG UDAHH.. HARU BELUM MAU MATI MUDA."


___________




"Hyung sampe merah astaga.." Mereka sudah berada di kamar. Haruto sedang mengoleskan salep penghilang rasa sakit, lehernya sampai merah akibat cekikan gemas Junkyu tadi.

"Lagian mulutnya nyebelin." Junkyu menjawab sambil cemberut lucu. Tangannya sibuk menjajarkan boneka-boneka dia dan Haruto di kasurnya.

"..iya.. minta dicium kan.."

"Tuh dicium Janggu..." Junkyu langsung melempar boneka di tangannya yang tepat mengenai wajah Haruto dengan sadis.

"Duh Hyung.. kasihan Janggu ih.."

Haruto menaruh kembali janggu di kasur Junkyu, duduk di kursi Junkyu, kepala disandarkan pada sandaran kursi, lalu memainkan ponsel. Sementara Junkyu sibuk memainkan boneka-bonekanya.

"Haru.." ucap Junkyu.

"Hmm.." jawab Haruto masih fokus pada ponselnya.

"Polosin hyung dong.."

"HAHH.." Haruto kaget, otomatis menjatuhkan ponselnya. Ini dia salah denger apa gimana. Kan jadi mikir yang iya iya dia.

"Polosin Hyu- EHH GA GITU MAKSUDNYAA..." Junkyu yang menyadari keambiguan kata-katanya menepuk jidatnya pelan. Meskipun polos, tapi Junkyu tidak sepolos itu teman-teman.

"Jadi maksudnya gimana hyung?" Haruto menaikan alisnya sambil tersenyum kecil. Beranjak dari kursi mendekati Junkyu.

"Maksudnyaa kasih tau lagu-lagu baru ih biar Hyung ga polos-polos amat hehehe, Haruto kan up to date tuh.." jelas Junkyu cepat, sambil tertawa renyah.

Haruto duduk di samping Junkyu, lalu mendekatkan wajahnya pada wajah Junkyu. Junkyu yang merasakan sinyal bahaya, langsung menoyor pelan kepala Haruto.

"Sana ihh jauh-jauh.."

"Tadi katanya minta dipolosin.."

"GAA GITUU HARU.. MASIH KECIL IH JANGAN MIKIR YANG ENGGA-ENGGA.."

Haruto tertawa melihat wajah Junkyu yang sudah memerah, antara kesal atau malu. Haruto menangkup wajah Junkyu.

"Mana tegaa ngepolosin yang kaya ginii huhh.." Haruto memainkan pipi kenyal Junkyu dengan gemas.

"Ayo nonton..." pinta Junkyu.

"Gausah aneh-aneh deh hyung.. udah nonton shinchan aja.." Haruto mencubit hidung Junkyu pelan. Junkyu yang kesal langsung mendorong tubuh Haruto menjauh.

Junkyu berjalan malas menyalakan laptopnya. Junkyu iseng, mengetikan keyword nama-nama girl group di laptopnya. Kesal karena tidak diberitahu Haruto, akhirnya dia mencari sendiri.

Fokus Junkyu ke musik dan suara pada awalnya, tapi tak lama dia berpikir apa yang membuat Haruto dan yang lain sangat histeris kalau melihat girl group, tak lama fokus Junkyu berubah pada penampilan para girl group tersebut. Kaki tinggi, putih ramping, wajah imut.

"Ohh jadi ini yang disukain Haruto.. cantik sih.."

Haruto mendekati Junkyu..

"Iyaa.. cantik yah.." Ucap Haruto sambil memandang wajah Junkyu dari samping yang masih sangat fokus memperhatikan layar laptop.

"Jadi Haru suka yang mana?" Tanya Junkyu.

"Yang ini..." jawabnya sambil menunjuk pipi Junkyu. Lalu mengecupnya singkat.

"Haruu..." Junkyu memajukan bibirnya, sebal karena Haruto mendadak mencium pipinya.

"Gausa di maju-maju in gitu bibirnya, mau dicium juga?"



END

Btw ini anggap saja Haruto sama Junkyu masih sekamar yahh :))

Cerita singkat sih, singkat cerita terimakasihh ❤
ihh apasihh hehehe :"""

HRKY AT DORMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang