[24] Everything that's okay

142 45 3
                                        

Selamat membaca❤

Bangun tidur, di arah jendela ada yang kaya gini, auto melek:)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bangun tidur, di arah jendela ada yang kaya gini, auto melek:)

~

Bagian ke dua puluh empat


"STOP! BERHENTI MOJOKIN KYLA"

Teriak Allesha emosi, ia tidak suka ada seseorang yang dihakimi tanpa memberinya kesempatan menjelaskan.

Mereka semua diam, menatap Allesha.

Kyla sudah menangis sedari tadi, apalagi saat mendengar perkataan Violin dan Nadin yang memojokkan nya.

Gina mencoba menenangkan Kyla yang tengah menangis, ia sedih melihat sahabatnya di pojokkan seperti ini.

"Jangan menghakimi Kyla, kalian bahkan gak dengerin penjelasan dia!" ujar Allesha geram

"Tapi dia emang salah Sha! Dia bahkan gak bisa jelasin!" balas Violin.

"APANYA YANG SALAH?!" teriak Allesha,

"Dia suka sama Kaza? Itu salah menurut kalian? Iya? Apa suka sama seseorang itu salah?!" tanya Allesha berbondong.

"Salah Sha! Dia suka sama Kaza, dia gak ngehargain Lo!" ujar Nadin.

Allesha menggeleng, "mungkin lo lupa kalo gue sama Kaza gak ada hubungan."

"Kyla juga gak salah kalo suka sama Kaza. Kyla cewek dan Kaza cowok, keduanya sama - sama belum memiliki pasangan. Jadi, apa yang salah?" lanjut Allesha.

Mereka semua diam.

"Kalian semua yang gak ngehargain Kyla. Suka sama seseorang itu wajar, gak ada salahnya."

"Kyla nangis, tapi kalian semua malah terus-terusan mojokin dia, udah gak punya rasa kemanusiaan?" lanjut Allesha lagi.

Allesha berdiri, menuju tempat Kyla duduk lalu mengajak gadis itu berdiri dan membawanya ke tenda.

Mereka semua tetap hening, menatap kepergian Allesha dan Kyla, sampai Kaza membuka Suara.

"Udah malem, masuk tenda masing-masing" tegur Kaza.

"Buat Violin sama Nadin, lo berdua pikirin dulu apa yang kalian omongin. Omongan yang keluar dari mulut kalian, bisa merusak mental seseorang, minta maaf sama Kyla. Jangan egois" lanjut Kaza, lalu masuk ke dalam tenda.

ALKAZZA [On going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang