Amira adalah seorang Dokter ahli bedah. Sebenarnya hari ini libur tetapi karna ada hal yang penting, jadi hari ini ia harus ke rumah sakit.
"Iya mam"
"Jangan kemana-mana ya dek, rumah sakitnya luas. Nanti mamam pusing nyari in kamu" peringat Amira
"Iya mam, handphone ada. Tinggal telpon kok susah" ujar Allesha.
"Mamam tinggal dulu" pamit Amira.
*****
2 jam menunggu, tapi Amira tak kunjung datang. Baterai Ponsel Allesha habis karna ia bermain game tadi dan Allesha jadi bosan sekarang. Ia memutuskan untuk keluar dan berencana mengelilingi rumah sakit ini.
Handphone dan tasnya ia tinggal di ruangan Amira. Toh tak ada gunanya baterai ponselnya sudah habis.
*****
"Gak aktif nomornya Ras, si Allesha kemana ya" cemas Amira saat ia masuk ruangan. Allesha tidak ada di sana dan nomornya pun tidak aktif.
"Ini ponsel dan tasnya Allesha bukan, tan?" tanya Kaza saat mengambil benda itu dan memberikannya pada Amira.
"Ponselnya mati, wajar gak aktif" ujar Rasya.
"Jadi kemana si Sasha."
"Kamu sabar dulu Mir, kita cari bareng-bareng. Aku hubungin security dulu" ujar Rasya coba menenangkan.