19. Other's

3K 286 11
                                        

Pria itu berjalan dengan canggung karena tidak bisa membiarkannya sendiri sedangkan yang lain bersama pasangannya.

Benar, Taehyung sedang bersama Jennie. Sebenarnya, hanya Taehyung yang merasa canggung karena Jennie sedari tadi berlari kesana kemari seperti anak kecil yang berlibur bersama ayahnya. Entah kenapa juga semua yang Jennie inginkan di bayar oleh Taehyung.

Wajah polos Jennie benar - benar menggemaskan, tidak, Sebenarnya mengkhawatirkan, bisa saja ia tiba tiba ingin pergi lagi dan membeli semua yang tampak berkilau dimatanya.

Maaf, dompet Taehyung.

Jennie saat ini sedang menggerogoti lollipop besar yang baru saja ia beli bersama Taehyung, hadiah bando gratis berupa kucing itu ia pasang di kepalanya sehingga nampak begitu imut. Iya, yang memakainya adalah Taehyung, bukan Jennie.

"Tae." jennie menundukkan kepalanya, berhenti dari perjalanan dan memasang wajah memohon kepada Taehyung. "Panas."

Taehyung yang merasakan hal sama terkekeh kecil, kenapa gadis dewasa bisa se imut ini sih?

Taehyung meneduhi gadis itu dengan tangannya yang menutupi bagian kepala Jennie. "Sudah teduh?"

Jennie mengangguk kecil, "Kau harus mencicipi ini." Ujar Jennie.

Mau tak mau Taehyung menerima tawaran Jennie, tentu saja karena permen itu adalah uangnya, kan?

Taehyung memejamkan matanya perlahan mendekati permen itu mengikuti baunya. Namun yang ia dekati adalah hal lain,

Jennie memandang Taehyung kebingungan, "kau mau mencicipi apa?"

Sontak matanya terbuka lebar, pipinya memerah semerah tomat. Menatap Jennie dari dekat dengan bibir yang hampir bersentuhan membuat jantungnya berdegup begitu kencang.

"T..tanggung." Taehyung kembali memejamkan matanya, mengecup bibir Jennie sekilas lalu mengambil permen Jennie dengan serakah.

"Kau mau permennya?" Jennie terkekeh, "kuberikan." Gadis itu menghela nafas pendek, "soalnya aku ingin beli itu."

Taehyung bahkan tidak berani memandang Jennie dan hanya mengangguk mengiyakan.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


.


"Apa?"

"Apanya yang apa?" Jisoo meminum boba dengan lahap, sedangkan tatapan pria itu menandakan bahwa ia ingin mencicipi bobanya juga.

"Apa kau paham tujuan utama kita?" Jin menatap Jisoo dalam, berharap wanita itu takut dan ketakutan lalu menurut pada semua perkataannya, tapi hasilnya nihil. Jisoo dengan santai menyerut es boba dengan mengipas badannya.

"Ingat.. ingat, kau pikir aku ini bodoh? Mereka juga tidak akan kemana - mana kan? Jadi lebih baik dinikmati daripada seharian mencari mereka."

"Wah.. kau benar! Jisoo, kupikir kau ini hanya modal tampang!"

Crazy For You - Lizkook Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang