Mantan

112K 6.2K 106
                                        

Hari ini Azifa begitu semangat, senyum cerah terukir jelas diwajahnya. Entah apa yang membuat hati nya begitu bahagia. Dia memasuki kelas dengan raut wajah yang sangat bahagia. hari ini Azifa datang paling pagi, ia langsung duduk dibangkunya dan terus belajar sambil menunggu jam pelajaran masuk. Saat dia sedang belajar tiba-tiba Adnan menghampirinya.

"Pagi Azifa" ucal Adnan tersenyum.

"Pagi juga, ada apa ya nan?" Tanya Azifa heran dengan kedatangan Adnan sepagi ini.

"Kamu dipanggil pak budi di kantor" jawab  Adnan.

"Kenapa?" Tanya Azifa bingung.

"Aku juga gak tau, ayuk kita samperin aja pak budinya" ujar Adnan mengajak Azifa.

"Yuk" jawab Azifa sambil menyimpan bukunya ke dalam tas. Azifa dan Adnan berjalan berdua dikoridor kelas banyak sorotan mata yang melihat kearah mereka.

"Mereka pacaran ya?"

"Kok serasi banget?"

"Ih mereka itu cocok juga ya"

"Semoga aja jadian beneran"

"Gadis Primadona sama ketos"

"Aa jadi iri deh"

Itu lah yang didengar Azifa dan Adnan saat melewati koridor kelas.
tanpa disadari Aldzi juga mendengar beberapa percakapan siswa/I tentang rumor Azifa dan Adnan.
Azifa datang menghampiri pak budi bersama Adnan.

"Assalamualaikum pak" ujar Azifa sambil menyalami pak budi yang sibuk dengan buku murid di atas mejanya.

"Waalaikumsalam, eh Azifa, oiya bapak manggil kamu kesini mau ngasih tau kalo olimpiadenya dipercepat seminggu lagi"

"Apa pak? Kok dipercepat sih?" Tanya Azifa kaget.

"Bapak juga ga tau, tadi pagi pagi bapak dapat telepon kalo olimpiadenya dipercepat, kamu dirumah belajarkan?" Ujar pak budi dan beratnya kepada Azifa.

"A-ada sih pak, tapi gimana yah ngomongnya" ujar Azifa sambil menggaruk kepala belakang nya yang tidak gatal.

"Jangan khawatir, kamu pasti bisa, kamu kan pintar" ujar pak budi sedikit memuji.

"Aaa bapak, jangan muji saya sampe segitu nya, saya kan ga pintar-pintar amat" ujar Azifa merendahkan diri.

"Azifa emang gitu pak, suka sekali merendahkan diri" timpal Adnan memuji Azifa.

"Bapak salut sama kamu, dipuji gak sombong, oiya gimana? Kamu siapkan?" Tanya pak budi.

"Insya allah pak, saya akan belajar yang rajin dan membuat sekolah ini bangga dan menjadikan sekolah ini berprestasi" ujar Azifa dengan penuh semangat.

"Nah semangat kamu ini yang paling bapak suka" pak budi tersenyum.

"Makasih pak" ujar Azifa juga tersenyum.

"Iya sama-sama, yaudah kalian boleh pergi"

"Baik pak" jawab Azifa dan Adnan berlalu pergi meninggalkan kantor.

 Mereka berpisah saat keluar kantor, Azifa membiarkan Adnan untuk ke kelas duluan, karena Azifa ingin ketoilet, sepanjang perjalanan menuju toilet dia menyandungkan lagu kesukaannya, tak lupa dengan earphone yang tertempel manis ditelinga. Saking Asyiknya dia tak sadar dengan keadaan sekitar. Suaranya cukup keras dapat didengar orang-orang yang dilewatinya.
hal itu sudah tak aneh bagi Azifa, toh dia tak peduli, Azifa termasuk orang yang cukup percaya diri, bahkan kamar mandi pun bisa disulap menjadi tempat karaoke.
selesai dari toilet Azifa buru-buru kembali ke kelas.

Aldzi & Azifa | Perjodohan (SUDAH TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang