Kelulusan

89.8K 5K 105
                                        

Hari demi hari berlalu ujian yang meneganggkan sudah mereka lewati bersama. Kini mereka sedang menunggu hasil kelulusan.

"Gue degdegan banget nih" Azifa menggenggam tangan nya sendiri dengan sedikit gemetar.

"Tenang, gue ada disini buat lo Fa" Aldzi langsung menggengam erat tangan Azifa.

Yapss... mereka saat ini sedang duduk ber-enam di kantin sambil menunggu nama-nama yang akan di tempel di mading.

"Semoga nilai kita kali ini semuanya bagus" timpal Ayrin.

"Aamiin" jawab semuanya serentak.

"Taruhan kuy" ajak Davi.

"Taruhan apaan sih dav, lo nggak liat suasananya tegang gini?"  Kesal Felya.

"Sewot ae lu mak lampir!" Ketus Davi.

"Udah-udah kok malah berantem, Lo mau taruhan apa dav?" Tanya Ikbal dengan tatapan serius.

"Jadi gini, kita taruhan siapa yang nilai nya naik dia traktir kita semua" ujar Davi.

"Kalo naik semua gimana?" Tanya Aldzi.

"Yaa... kagak jadi wkwkkw" Davi tertawa.

"Dasar ya otak lo nggak ada bener nya!" Ketus Felya lalu menjitak kepala Davi.

"Diam lo mak lampir!" Davi juga ikut menjitak kepala Felya.

"Apa lo Onta Arab? Kenyataan kan? Otak lo itu nggak berfungsi!" Ujar Felya Sambil menunjuk tangan nya ke kepala Davi.

"Mulai lagi dah -_- "  sungut Azifa yang menyilangkan kedua tangan di dadanya.

"kalian berantem mulu, kapan mau jadian nya?" Tanya Aldzi sedikit kesal melihat Tingkah mereka.

"Udah-udah, gimana kalo setelah liat nama kelulusan kita adain pesta kecil-kecilan?" Ajak Ayrin bersemangat.

"Boleh juga tuh, biar ada moment yang dikenang" timpal Felya.

"Unchh...... chayangku pinter banget sih ngasih ide nya" Ikbal sambil mencubit gemes pipi Ayrin.

Semua yang melihat tingkah Ikbal langsung memberi dengan tatapan jijik.

"Alay lo Bal"  ketus Aldzi.

"Iyeeuh, Kesambet apa lo Ay? Kenapa lo biasa mau sama cowok Alay kayak dia" Davi memberi dengan tatapan jijik.

"Cinta itu buta dan tuli :v " timpal Azifa meledek.

"Udah-udah, balik ke topik. Jadi setuju nih kalo kita adain pesta kecil-kecilan?" Tanya Felya.

"SETUJU!" jawab semuanya bersemangat.

"Oke, btw kalian udah nentuin mau kuliah dimana dan jurusan apa?" Tanya Azifa.

"Gue sama Ayrin kedokteran, dan kita udah mikir  ini jauh-jauh hari" ujar Ikbal bercerita.

"Widihhh pasangan satu ini kayaknya ga mau pisah nih" ledek Aldzi.

"Iyalah" jawab Ayrin menyombongkan diri.

"Kalo Felya sama Davi dimana nih?" Tanya Azifa.

"Gue kayaknya  dokter hewan Fa" ujar Felya.

"Kalo gue maunya ilmu pemerintahan" ujar Davi.

"Anjirr, ntar pemerintahan hancur kalo ada lo" sungut Felya meledek Davi.

"Eee diem lo! Dari pada elo dokter hewan, ntar yang ada hewan malah tambah sakit ngelihat wajah elo yang kek mak lampir" Kesal Davi tak mau kalah.

"Udah-udah jangan berantem terus, kalo Lo berdua?" Tanya Ayrin pada Aldzi dan Azifa.

"Gue ga tau" jawab Aldzi bingung.

"Gue juga😂" ujar Azifa.

"Lah kalian kok samaan?" Tanya Ayrin.

"Kita kuliah atau nggak, uang tetap ngalir wkwk karena tinggal mintak satu bisnis nya bonyok" ujar Aldzi.

"Itu bukan kerja keras lo dodol" ketus Ikbal.

"Biarin yang penting usaha" balas Aldzi.

Tiba-tiba mereka dikagetkan dengan suara mic.

"Assalamualaikum di beritahukan kepada seluruh Siswa/I kelas XII bahwasannya nama-nama kelulusan sudah di tempel di mading. Sekian Wassalamualaikum"

"Kuy kita lihat" Ujar Azifa semangat.

Semuanya mengangguk lalu pergi meninggalkan kantin.

Ternyata Azifa lulusan terbaik tahun ini. Namanya berada di urutan pertama sedangkan Aldzi di urutan ke lima Belas.

1. Azifa Ria Rizky
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8. Ayrin Azzahra
9.
10.
11. Felya Ayuni
12.
13.
14.
15. Aldzi Azzam Mahesa
16.
17.
18.
19.
20. Ikbal Anggara
21.
22. Davi Yunanda
.
.
.
.
.

Aldzi masih tak menyangka dia bisa menjadi Siswa lulusan lima belas besar terbaik di sekolahnya.
nilainya meningkat jauh  Yaa... semua ini berkat Azifa yang selalu berada di sampingnya.

"Selamat ya Al, lo udah berusaha dengan sebaik mungkin"  Ujar Azifa sambil menepuk bahu Aldzi.

"Lo juga Fa, selamat lo ada di urutan pertama" Aldzi sambil tersenyum.

"Lo nggak lupa kan sama hadiahnya? Ini gue udah berusaha lakuin yang terbaik meski dapat urutan lima belas" ucap Aldzi.

"Nggak mungkin gue lupa Al, hadiahnya selesai prom night ya" ujar Azifa.

"Oke deh" Aldzi tersenyum.

Mereka semua saling mengucapkan selamat satu sama lain. Lalu mereka pergi membeli bahan-bahan untuk merayakan kelulusannya dengan pesta kecil-kecilan di Apartemen Aldzi dan Azifa.

***

jangan lupa vote yeee.....

Makasih buat kalian semuanya. sehat selalu yee.

Jaga kesehatan juga :)

Aldzi & Azifa | Perjodohan (SUDAH TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang