Hari demi hari berlalu. Tak terasa ujian kelulusan semakin dekat. Tinggal menghitung hari. Saat ini seluruh Siswa/I kelas XII sibuk mepersiapkan diri untuk ujian yang akan datang.
"Al, kalo lo bisa dapetin nilai bagus, gue bakal kasih lo hadiah" ujar Azifa sembari tersenyum.
"Hadiah nya apa?" tanya Aldzi penasaran.
"Rahasia dong. Kalo lo mau hadiah makanya ujian kali ini lo harus belajar yang serius. Sekarang bukan saat nya untuk main-main" ujar Azifa.
"Beneran ya hadiah nya?" Aldzi bersemangat.
"Iya Al" balas Azifa tersenyum.
"Yaudah, yuk tidur. Besok harus kesekolah" ajak Aldzi.
"Yuk" Azifa tersenyum.
Yapss, sesudah insiden malam yang lalu mereka sekarang memutuskan untuk tidur bersama.
***
"Kantin yuk" ajak Azifa.
"Yuk, laper banget nih gue" ujar Ayrin sambil mengusap perutnya.
"Sama, gue juga laper. Soal nya dari kemaren sore gue belum makan" timpal Felya.
"Lah kenapa?" Tanya Azifa heran.
"Tau ah, gara-gara si davi noh ganggu gue mulu" kesal Felya.
"Ahm.....Cieee yang makin hari makin akrab" Ayrin meledek Felya sambil menyenggol Felya.
"Nggak lah, ogah gue sama si onta arab, Amit-amit dah" Felya memberikan tatapan jijik.
"Awas, ntar saling suka loh. Ntar lo bakal senasib kayak gue sama Aldzi" Azifa juga meledek Felya.
"Nggak mungkin lah!" sinis Felya.
"Nggak mungkin gimana sih Fel? Gue pacaran sama Ikbal, Azifa sama Aldzi.
lah lu jomblo, Davi juga. Kalian cocok tau nggak sih? Kebayang nggak sih kalo kita main ber-enem? Davi kurang apa coba? Dia bisa dibilang hampir sempurna, Cuma otak nya aja yang sedikit gesrek" ujar Ayrin mencoba menghasut Felya.
"Gue setuju tuh yang dibilang Ayrin" ucap Azifa
"Tau ah, pusing gue" balas Felya memegang kepalanya.
Akhirnya mereka sampai di kantin, Kemudian memesan makanan, Setelah selesai mereka melirik-lirik dan menacari bangku yang kosong ternyata semuanya penuh, Hanya tempat Aldzi dan sahabatnya yang masih tersisa, Mereka memilih ikut nimbrung.
"Eh, ada Ayang beb, duduk sini" ujar Ikbal pada Ayrin sambil menepuk kursi di sebelahnya.
"Makasih ya sayang" balas Ayrin sambil mencubit gemes pipi Ikbal.
"Apaan sih kalian, jijik tau" ketus Felya.
"Iri bilang Fel, makanya cepat jadian sama Davi" Ikbal juga mencoba menghasut Felya dan Davi.
"What!" davi yang mendengar langsung menghentikan makanan nya.
"Nggak usah kaget gitu kali Dav, betul tuh yang dibilang Ikbal, Disini Cuma kalian berdua yang jomblo, Kalo kalian pacaran kita ber-enam kan bisa makin akrab" ujar Aldzi memeberi nasihat.
"Udah ah bahas begituan, Makan dulu, keburu bel nih" ketus Felya.
"Pinter banget ngalahin pembicaraan" sungut Azifa.
"Bener, kalian berdua itu sebenarnya saling suka kan? Bilang aja kalo kalian itu malu ga mau ungkapin" Ledek Ayrin.
"Apaan sih!" Jawab Felya dan Davi secara bersamaan.
"Tuh kan kompak" ujar Aldzi tambah meledek.
"Cieee..... uhuuyy" Ikbal juga ikut meledek.
"Udah lah" kesal Felya lalu mengalihkan pandangan ke arah lain.
***
Saat ini Aldzi dan Azifa sedang belajar bareng di ruang tamu Dengan tumpukan buku di atas meja.
"Fa, ajarin yang ini dong, Soal nya kurang ngerti" ujar Aldzi menunjukkan buku pada Azifa.
"Oh yang ini, lo tinggal kali kali ini dengan yang atas terus lo jumlahin hasil nya, Lalu hasilnya di tambah lagi sama yang di sebelah X, nah dapet deh hasil nya" ujar Azifa menjelaskan.
"Oh gitu, cukup mudah, Thanks ya" Aldzi tersenyum.
"iyaa" Azifa juga membalas dengan senyuman.
"Beruntung gue dapet istri pintar kaya lo" puji Aldzi
"Apaan sih Al? nggak usah muji gitu" pipi Azifa kembali merona.
"Gue ga muji lo, emang kenyataan nya lo itu pintar, gue juga belajar giat demi dapet hadiah dari elo" ujar Aldzi bersemangat.
"Segitunya ya pengen dapet hadiah" tanya Azifa.
"Waiya dong, gue pantang nyerah sebelum dapat hadiah dari lo" ujar Aldzi bersemangat.
"Oke, kalo gitu semangat yah Suami ku" ujar Azifa sembari mengecup pipi Aldzi.
"Deg!" Aldzi tersentak, Gentian, sekarang pipi Aldzi yang merona. Berkat perkataan Azifa yang juga sekaligus mencium pipi nya.
***
Uluh-uluh Azifa mulai nih :v
Makasih buat kalian yang udah mau baca :) jangan lupa jaga kesehatan.
Jangan lupa vote nya guys :)
And follow me :v
KAMU SEDANG MEMBACA
Aldzi & Azifa | Perjodohan (SUDAH TERBIT)
Teen Fiction(FOLLOW AKUN OUTHOR SEBELUM BACA DEMI KENYAMANAN BERSAMA)👌 "Apa?! Nikah? Mama sama Papa udah gila? Ini 'kan zaman modern. Sekarang bukan lagi zamannya Siti Nurbaya yang seenaknya aja dijodohin." -Aldzi "Ma, please. Azifa enggak mau nikah! Azifa ng...
