(FOLLOW AKUN OUTHOR SEBELUM BACA DEMI KENYAMANAN BERSAMA)👌
"Apa?! Nikah? Mama sama Papa udah gila? Ini 'kan zaman modern. Sekarang bukan lagi zamannya Siti Nurbaya yang seenaknya aja dijodohin." -Aldzi
"Ma, please. Azifa enggak mau nikah! Azifa ng...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Fa, gue buka ya, lagian udah terlanjur juga kan?"
Aldzi tak tinggal diam. Dia langsung membuka baju Azifa. Dan terpampang lah kedua gundukan itu tanpa penghalang. Aldzi tersenyum ia mulai menggoda payudara Azifa dan meremasnya pelan. Kedua tangan Azifa hanya meremas alas kasur.
"Aahhhh... sshhhh..... ahhhhh" Aldzi memilin puting susu Azifa dengan gemas. Bibirnya tak tinggal diam, lalu mengucup sekitar puting Azifa membuat kissmark.
dan tangan jahil Aldzi menurunkan hotpans yang dipakai Azifa, hingga hanya tersisa celana dalam. Aldzi pun mengelus-elus vagina Azifa dari luar.
"Aahhhh.....ssshhhh.....uuuuhh...." Azifa semakin mendesah tak karuan.kedua tangannya kini sudah meremas rambut Aldzi dan semakin menekan kepala Aldzi ke dadanya. Aldzi tersenyum lebar lalu tangan kirinya memilin dan sesekali mencubit payudara Azifa.
Aldzi kemudian menurunkan celana dalam Azifa. Lalu tangan kanan nya mencubit klistoris Azifa gemes dan mengelus vagiina Azifa yang sudah becek. Azifa menutupi vagina nya, dengan kedua telapak tangannya.
"Ga usah malu, gue suami lo, lagian semuanya udah terlanjur kelihat, buat apa di tutupin"
Azifa hanya bisa menjerit pasrah merasakan nikmat bertubi-tubi yang ia dapatkan. Entah sudah beberapa kali ia orgasme. Saat merasa Azifa akan orgasme, Aldzi semakin mempercepat elusan pada vagina Azifa dan tetap menyusu dengan semangat.
"Aaahhhhhh.....aauuhhhh.....uuhhhh..aahh" Azifa mendesah keras merasakan orgasme lagi.
kemudian Aldzi membuka pahanya lebar-lebar dan bibir Aldzi mengecupi vagina Azifa. setelah puas mengecupi Aldzi menjilatnya dengan lembut.
"Aauuhh....ssshhh.....eemhhh... Alllhhh...mmmpphh" desah Azifa semakin tak karuan.
dan tangannya semakin menenggelamkan kepala Aldzi pada vagina nya. Azifa mencoba menahan orgasme namun lidah Aldzi semakin lihai dan menusuk semakin cepat.
"Aaaaahhhhh.....Allhh....uuhhhh...ssshhh...huhhh...ooohhh" Azifa melemas merasakan orgasme nya kali ini. Ia pun menutup mata dan mengatur nafas. Aldzi yang melihatnya langsung tersenyum lalu berbisik di telinga Azifa.
"Lo udah siap Gue masukin?" Tanya Aldzi.
Azifa menggelengkan kepalanya.
"Yakin? Udah terlanjur jauh loh, ini tinggal selangkah lagi, lagian lo udah keenakan" ucap Aldzi.