"Kenapa?" tanya Rendy yang membuyarkan lamunan Rina,
"Eh gapapakok," jawab Rina yang gemeteran,
"Kamu psycopath yah,"
"Menurut kamu?" tanya Rendy sambil tersenyum tetapi masih fokus ke jalan depan,
"Hmm iya," jawab Rina sambil gemetaran, bukan di jawab malah di kasih senyuman, senyuman membunuh dan Rina semakin yakin kalau Rendy adalah Psycopath.
Rendy pun memakirkan Mobilnya di parkiran tempat mobil orang atas, kemudian Rendy membuka kan pintu mobil untuk Rina, semua yang melihat pun melongo apa yang mereka lihat barusan, gadis nakal yang sering godain om om pun kini berhasil merebut hati Rendy, Abel yang melihat nya pun geram dia akan lakukan ini disaat istirahat aja.
Abel dan Tiara pun ke kelas mereka , disana ada sahabat mereka
"Eh ada pengacau," ucap Desty, di ketawai satu kelas,
"Udah sabar bel," Abel pun mengangguk dan tersenyum,
Abel yang tadi nya duduk dengan dhona, sekarang bertukar tempat dengan tiara.
Skip Istirahat
Abel pun ke kantin bersama Tiara, tetapi sebelum itu Tiara pun ke kamar mandi untuk mencuci muka di toilet, pas di jalan dia dengar percakapan di telpon sangat familiar banget sama suaranya, kemudian Tiara pun menyalakan record nya di hp dia.
"Udah berhasil dong, sekarang Abel jadi gelandangan di jalanan, dia di usir karna gua melakukan sesuatu pada keluarga nya Abel, nanti pas tahap selanjutnya gua akan buat dia menderita," ucap Rina
"Liat aja nanti apa yang gua buat sama dia,"
"Oke gua tutup yah," Tiara pun langsung menyimpan record itu kemudian langsung ke kamar mandi,
Setelah di kamar mandi, dia langsung ke kantin untuk mengisi perut yang sudah lapar, sampainya di kantin Tiara pun langsung mencari Abel berada setelah menemukan dia langsung ke stand makanan dulu untuk memesan makanan dan minuman, setelah memesannya dia langsung ke abel yang gak jauh dari tempat duduk Rendy cs dan Sahabat nya Abel.
"Bel, gue punya record lagi dari dia," ucap Tiara,
"Coba mana," ucap Abel, Abel pun tersenyum licik disaat mendengar suara Rina di hp Tiara.
"Oke, sekarang kita mulai menjebak rina," Abel pun tersenyum licik, bertepatan ada rina masuk ke kantin, dan tentunya itu sudah di rencanakan oleh meli, semua kantin mencibir tentang kebusukan Rina, mulai dari awal dia masuk ke sekolah sampai sekarang yang masih menggoda Rendy.
"Huuu dasar mengkambing hitamkan, padahal sendirinya yang lebih buruk, sok Sokan menfitnah Abel," teriak siswi yang ada di kantin, Rina pun bingung sekaligus menahan malu kenapa ini bisa terbongkar, siapa yang membongkarnya, Rina pun tetap terus menuju bangku nya Rendy cs dan Sahabatnya Abel.
"Bener yang dia katakan?" tanya Rendy, sebenarnya Rendy tau kalau dia jalang kecil, tau nya dari meli.
"Gak sayang," jawab Rina berdramatis,
"Gausah panggil sayang sama cowo lain, dia itu masih status cowo orang," ucap salah satu siswi
"Apakabarnya yang di roof top berciuman dengan Kaka kelasnya," semua bingung kenapa dia tahu soal Kaka kelasnya, kecuali Rendy dan Abel,
"Kok lu tau kalau kemaren ada insiden 2 murid berciuman?" tanya Desty
"Hmm, anu" bingung harus jawab apa, sedang kan Abel dan Tiara dengan santainya menikmati pandangan yang sangat dramatis.
"Anu anu apa?" tanya Desty lagi yang semakin rina terpojokkan,
"Ini kan, yang lu maksud ciuman," sambil menunjuk kan foto yang sedang meniup matanya milik Kaka kelasnya.
****
30 Juli 2020
Kamis
