bel masuk berbunyi
Senja dan Juna melangkah menuju kelas senja berdampingan.
Sesampai di kelas Senja. Juna menghadapkan tubuhnya dengan senja.
"Belajar yang bener." ujar Juna lalu mengacak rambut senja.
"Iya, tapi jangan di acakin juga raambut aku." kesal Senja lalu cemberut.
"Maaf, aku ke kelas ya." pamit Juna lalu melangkah pergi.
Senja menghela nafasnya berjalan memasuki kelasnya menuju bangkunya lalu duduk.
"Kenapa tuh muka mesem banget kayak gorengan basi." ucap Karina.
"Juna minta nemenin latihan futsal pulang. Ga tau apa gue males nunggu." dumel Senja.
"Ya wajar lah Ja kan lo pacarnya." ucap Karina.
"Mau gue putusin besok." ujar Senja santai.
"Gila lu ja Juna yang sebaik setampan gitu lu putusin." omel Karina.
"Hm, gue udah bosen sama dia." ucap Senja.
"Yaampun Ja sadar kenapa lo entah apa yang merasuki lo." geram Karina geram.
"Alaynya kumat." ucap Senja, membuat Karina terkekeh.
Guru berseragam dinas melangkah memasuki kelas.
"Selamat siang anak-anak." sapa bu Tika.
"Siang bu." seru seluruh murid serempak.
'Hari ini kita akan belajar materi baru, tentang bangun ruang buka buku paket hal 55?" ucap bu Tika lalu menejelaskan materi di papan tulis.
pelajaran apa sih nih, bikin pala gue mau meledak aja jerit senja dalam hati.
bel pulang berbunyi
"Sampai sini dulu pembahasannyaa, selamat sore." ucap bu Tika lalu melangkah pergi.
Dengan cepat Senja membereskan buku-bukunya memasukan ke dalam tas.
"Kar gue duluan ya. Lo mau ikut nonton latihan futsal ga?," tanya Senja.
"Engga deh Ja gue kan mau pulang sama doi." seru Karina.
"Gaya lo kar baru gede aja." ucap Senja lalu tertawa.
"Tawa sono sama tembok bye Ja." ucap Karina lalu melangkah pergi.
Senja menggelengkan kepalanya menatap punggung Karina yang menjauh sahabatnya sudah besar.
"Ja" panggil Juna yang tiba-tiba datang berdiri di hadapan Senja memakai baju futsal.
"Eh, iya" ucap Senja baru tersadar.
"Yuk, ke lapangan" ajak Juna menarik pergelangan tangan Senja lembut menuju lapangan.
Sesampai di lapangan Senja duduk di tepi lapangan. Juna melangkah menuju tengah lapangan berkumpul dengan yang lain.
Latihan di mulai. Juna melakukan pemanasan bersama team lalu mulai melakukan permainan.
Senja bosan meraih ponsel apel yang berada di saku bajunya membuka aplikasi instagram.
Sesekali Senja melihat Juna yang bermain bola cukup lincah dan keren.
"Ya, sampai sini dulu latihan kita hari ini, selamat sore." ucap pelatih.
Juna menghampiri Senja yang tengah bermain ponsel di tepi lapangan.
"Serius banget neng" ucap Juna lalu duduk di sebelah Senja.
"udah selesai?," tanya Senja.
"udah" jawab Juna.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD GIRL ( END)
Teen FictionNamanya Senja, seperti itu juga sifatnya perempuan yang bisa memiliki apa saja yang ia inginkan. Karena parasnya yang cantik, contohnya pria. Namun meninggalkannya begitu saja tanpa ada dosa. Menyakiti hati setiap orang itu hobinya!. Terdengar an...
