"Pak bukain dong pintunya" seru Senja memohon sudah yang kesekian kalinya pada satpam tua bangka ini.
"Tidak bisa kamu sudah telat lebih baik pulang" usir satpam itu.
di SMA CAKRAWALA memang seperti ini, ketat!
Jika telat tidak bisa masuk di pulangkan ke rumah.
Senja lelah memohon dirinya paling tak suka memohon pada orang karena selalu orang yang memohon padanya.
sial liat aja gue bakal tetep masuk tua bangka dumel Senja dalam hatinya.
Senja melangkahkan kakinya menuju gedung belakang sekolah. Sesampai di gedung belakang sekolah Senja melancarkan aksinya.
Memanjat dinding tinggi itu dengan lihainya. Senja memang pandai memanjat bak anak monyet.
"Huh, masuk juga kan gue" dengan nafas terengah-engah sambil membereskan rok pendeknya lalu melangkah menuju kelas.
Tiba-tiba ada sebuah tangan yang menepuk pundaknya "telat lagi lo?" tanya Raka.
Gedung belakang sekolah ini memang kelas Raka.
Senja menghadapkan tubuhnya malas "kenapa? ga suka?" tanya Senja sambil menaikan satu alisnya.
"Ja lo bisa masuk bk nanti lo mau kena poin?" tanya Raka.
Senja memutarkan kedua bola matanya malas sungguh Raka bawel bak emak-emak arisan.
"Ngumpet ada guru" ucap Raka sambil menarik pergelangan tangan Senja menuju dinding tembok kelas itu.
"Lo bisa ga sih ga main narik-narik" kesal Senja.
"Stt diem nanti ketahuan" Ucap raka sambil membekap mulut Senja.
Senja menurut dirinya tak mau di hukum. Menyikat wc, membersihkan lapangan dan masih banyak lagi.
Guru yang patroli kembali menuju ruangannya.
"Sekarang lo mau masuk kelas dengan keadaan kayak gini?" tanya Raka.
"Ga jadi, ga mood gue belajar" jawab Senja.
"Tiap hari kali loh mah" gumam Raka lalu terkekeh.
"Ikut gue yuk" ajak Raka sambil menarik pergelangan tangan Senja lembut.
"Kemana? bolos?" tanya Senja.
"Iyaa" jawab Raka santai.
"Serius lo?" tanyaa Senja lagi.
"Iyaa udah jangan bawel" jawab Raka.
Raka dan Senja kembali memanjat dinding sekolahnya untuk membolos pelajaran melangkah menuju parkiran motor yang di luar sekolah. Untung saja satpam lagi ngopi santuy di pos jadi tidak ketahuan.
"Naik" ucap Raka.
Senja menurut saja menaiki motor Raka ia malas belajar takut ketahuan guru dan takut ada yang melapor bahwa ia telat.
Motor melesat pergi menuju warung kopi bascame geng Raka membolos. Sesampai di warung kopi mang adul.
Senja dan Raka melangkah masuk ke dalam.
"woy broo" sapa Raka padaa lelaki-lelaki yang ada di sana.
"weh tumben bawa cewek lo?" tanya Angga sahabat Raka yang paling tau Raka.
"Dia ga mood belajar katanya" jawab Raka lalu terkekeh.
"Hai nama gue Senja" sapa Senja pada teman-teman Raka.
"Hai neng cantik kenalin gue Felix cowok paling tampan di sini" seru Felix pede sambil mengulurkan tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD GIRL ( END)
Fiksi RemajaNamanya Senja, seperti itu juga sifatnya perempuan yang bisa memiliki apa saja yang ia inginkan. Karena parasnya yang cantik, contohnya pria. Namun meninggalkannya begitu saja tanpa ada dosa. Menyakiti hati setiap orang itu hobinya!. Terdengar an...
