💮nine💮

410 17 0
                                        

Kedua bola mata Senja tak sengaja menatap pada bingkai yang berwarna hitam di atas meja belajar. Di sana terdapat foto dirinya yang tengah tersenyum.

Ternyata Juna diam-diaam memfoto dirinya, nasib orang cantik!.

Sehabis mandi, Juna melangkah keluar hanya menggenakan handuk sebatas pinggang sambil menggacak rambutnya yang masih basah.

Kedua bola mata Senja membulat "Juna ih pake baju! mesum loo!!!!" seru Senja sambil menutup matanya dengan kedua tangannya.

Jujur Senja sangat anti melihat tubuh lelaki tanpa mengenakan baju.

Juna tak menghiraukan perintah Senja berjalan mendekati Senja. Senja bisa lihat dari sela jari-jari yang menutup wajahnya.

"Juna gue tebas pala lo ya"  ancam Senja.

"Lo ngintipin gue kan" seru Juna lalu tertawa terbahak-bahak.

"Tawa sono. Gue mau pulang" kesal Senja lalu melangkah keluar dari dalam kamar Juna.

Dengan cepat Juna memakai celana dan baju lalu menyusul Senja.

Juna mencekal pergelangan tangan Senja lalu membawa Senja ke dalam dekapannya.

"Ngapain peluk-peluk awas!!" omel Senja lalu melepaskan pelukannya.

Juna menggengam tangan Senja "Maaf. Kita makan dulu yuk" ajak Juna.

"Ga" ketus Senja sambil membuang muka.

"Idih mukannya tambah cantik kalo ngambek" ledek Juna.

"Ga usah gombal, gak mempan!!" ucap Senja ketus banget.

Juna sudah habis akal untuk membujuk Senja agar tidak merajuk dengan cepat Juna menggendong tubuh Senja dengan ala bride stayle menuju meja makan.

"Juna, turunin guee!!!" omel Senja. Juna hanya dapat tersenyum melihat Senja yang marah membuatnya kecantikannya semakin terpancar.

Sesampai di meja makan. Juna mendudukan Senja di bangku lalu  duduk di sebelah Senja.

"Juna lo nyebelin tau ga" kesal Senja lalu cemberut.

"Simpen dulu ngomelnya kita makan" seru Juna.

Senja hanya dapat bersabar dalam hatinya. Ternyata Juna orang nyebelin yang pernah ada.

Kedua sepasang kekasih ini menyantap makan dengan nikmat dan lahap.

"Den Juna ini siapa den?" tanya bibi tiba-tiba datang dari dapur.

"Kenalin bi pacar Juna" jawab Juna sambil menggunyah.

"Oh pacar den Juna. Wah den juna beruntung ya punya pacar cantik" ujar bibi.

"Terima kasih bi" balas Senjalalu tersenyum.

Sehabis makan, Juna menggajak Senja melangkah menuju belakang rumah Juna yang di sana terdapat kolam renang, taman dan kandang hewan.

Sesampai di belakang rumah Juna. Senja menatap sekelilingnya tersenyum cerah melihat ada ayunan.

"Juna gue naik ayunan ya" seru Senja antusias lalu berlari menuju ayunan.

"Masih bocah ternyata" gumam Juna lalu tertawa menatap Senja sambil berjalan menghampiri.

Senja menaiki ayunan menggerakan kakinyaa ke tanah membuat ayunan berayun. Senja semakin mempercepat gerakan kakinya membuat ayunan berayunn kencang dan semakin kencang.

"Juna tolongggin" teriak Senja.

Juna yang mendengar itu langsung menarik tali ayunan membuat ayunan berhenti.

BAD GIRL ( END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang