Hari ini hari minggu. Hari di mana para murid menjernihkan otak dari segala tugas yang menumpuk di sekolah yang membuat kepala hampir pecah.
Senja tengah berbaring empuk di atas kasurnya sambil memainkan game di ponselnya di bandingkan membantu mamanya yang tengah memasak bersama kakaknya.
TING.
Notif pesan muncul di layar ponsel Senja saat tengah bermain game.
"Siapa sih ganggu ketenangan gue aja" maki Senja pada orang yang mengirim pesan sambil membuka pesan.
junaadr
Ja, lo sibuk ga hari ini?, kalo engga jalan yuk
engga sih, yaudah buruan ke rumah gue sebelun gue berubah pikiran
okeee, otw
Segera Senja mematikan ponselnya lalu melesat menuju kamar mandi.
Sehabis melakukan ritual berendam setelah wangi dan segar Senja memakai baju. Setelah rapi Senja melangkah turun ke dapur untuk berpamitan pada mamanya.
"Mah aku pergi dulu ya sama temen" ucap Senja sambil menyalam tangan mamanya.
"Iya hati-hati. Jangan pulang malem" nasehat Feli.
"Iyaa mah" seru Senja lalu melangkah menuju teras rumahnyaa menunggu Juna.
tin tin.
Suara klakson mobil Juna dengan cepat senja melangkah menuju mobil lalu masuk ke dalam.
"Lo cantik" seru Juna saat menatap Senja yang bersinar membuat semua kaum adam terpanah-panah.
"Makasih. kita mau ke mana sih?" tanya Senja.
"Nanti lo tau" jawab Juna sambil menyetir.
Mobil berhenti di sebuah restoran mahal di bandung. Senja dan Juna melangkah masuk ke dalam lalu mencari tempat duduk dan memesan makanan.
Pesanan datang Juna dan Senja menyantapnya dengan nikmat.
sehabis makan.
"Ja gue boleh ngomong jujur ga sama lo?" tanya Juna sambil menatap lekat senja.
"Boleh ngomong aja" jawab Senja.
Juna menggengam kedua tanggan Senja lembut "Ja mungkin ini terlalu cepat tapi gue ga bisaa bohong soal perasaan kalo gue sayang sama lo. Jujur gue ga pernah ngerasain ini sebelumnya sama lo jantung gue berdetak lebih dari biasanya. Senja will you be my girl friend?" tanya Juna lalu tersenyum.
"Gue mau" jawab Senja lalu tersenyum.
Juna tersenyum senang lalu membawa tubuh Senja ke dalam dekapannya mencium pucuk kepala Senja.
"Makasih sayang" bisik Juna.
"Bodoh, lo cuma gue jadiin mainan gue doang Jun" batin Senja tersenyum senang.
Senja melepaskan pelukannya "Sama-sama" balasnya.
"Gue ada sesuatu untuk lo ja" ucap Juna.
"Apa?" tanya Senja.
"Merem" pinta Juna.
"Oke" seru Senja lalu memejamkan matannya.
Juna membuka kotak merah itu lalu meraih kalung berliontin hati itu kemudian memasangkannya pada jenjang leher Senja.
"Buka mata" ucap Juna.
Senja membuka matanya lalu menatap kalung itu.
"Cantik, makasih juna" seru Senja lalu memeluk tubuh Juna erat.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD GIRL ( END)
Fiksyen RemajaNamanya Senja, seperti itu juga sifatnya perempuan yang bisa memiliki apa saja yang ia inginkan. Karena parasnya yang cantik, contohnya pria. Namun meninggalkannya begitu saja tanpa ada dosa. Menyakiti hati setiap orang itu hobinya!. Terdengar an...
