Lisa sedang bercermin di dalam kamar mandi miliknya. Kejadian mengerikan tadi siang kembali terlintas di kepalanya. Perih di sekujur tubuh Lisa kembali terasa, Jungkook tidak melihat keseluruhan luka Lisa.
"Sial banget, gara-gara kuah cilok badan gue jadi perih gini." Gumam Lisa, menatap dirinya di pantulan kaca kamar mandi.
Omong-omong, jika kalian bertanya apa yang Lisa jawab saat Jungkook bertanya tentang apa saja yang Ji-eun lakukan padanya tadi siang. Lisa menjawab semuanya dengan jujur, gadis itu bercerita sangat detail, tidak ada yang di tambah-tambahkan atau di kurang-kurangi olehnya. Lagipula mau Lisa berbohong seperti apapun, Jungkook pasti akan mengetahuinya.
Setelah Lisa selesai bercerita dan menunggu respon dari Jungkook. Cowok itu hanya diam tanpa bicara apapun. Raut wajahnya tidak bisa di tebak. Namun cowok itu tetap tersenyum manis beberapa menit setelahnya. Yah, entah apa yang sedang di pikirkan Jungkook saat itu. Lisa juga tidak tau.
Yang membuat Lisa terkejut setengah mati adalah. Jungkook berkata bahwa Ji-eun dan Geng-nya itu akan keluar dari sekolah secepatnya. Coba kalian tebak, apakah yang di ucapkan cowok itu benar?
Drrrt drrrt drrrt
Lisa mengambil handpone miliknya yang kebetulan memang ia bawa ke dalam kamar mandi.
Lisa menerima panggilan tiba-tiba itu seraya mengeringkan rambutnya yang basah setelah selesai mandi.
"Ya? Kenapa Chae---"
"Lisa! Lo tau gak? Ji-eun di keluarin dari sekolah!"
"H-hah?"
Dan ternyata, yang di ucapkan Jungkook tadi siang memang benar.
"Pas elo pulang duluan tadi siang sama kak Jungkook. Sorenya kak Jungkook balik lagi ke sekolah..."
"Kak Jungkook balik lagi? Ngapain?" Tanya Lisa buru-buru, sorenya? Itu berarti saat Jungkook mengantarnya pulang kan? Apa setelah mengantar Lisa pulang Jungkook langsung ke sekolah?
"Gue juga gak tau. Intinya kak Jungkook dateng-dateng langsung nyeret Ji-eun gitu, bawa dia ke kantor kepsek."
"Terus?"
Terdengar helaan napas dari sebrang sana, membuat Lisa ikut diam, "Abis si Ji-eun di bawa ke kantor kepsek, orang tua nya Ji-eun juga dateng ke sekolah. Gue gak tau mereka ngomongin apa di dalem sana, tapi setelah selesai ngobrol Ji-eun serta Temen-temennya yang lain di kabarin udah keluar dari sekolah. Lebih tepatnya, dikeluarin. Dan berita itu lagi heboh sekarang."
Lisa hanya diam. Masih sibuk berfikir.
"Yang gue tau, Ji-eun itu kan anak dari donatur sekolah kita? Kok bisa di keluarin?"
"Gue juga gak tau."
"Lo tau gak Lis? Yang lebih parah lagi?"
"Apa?"
"Kak Jungkook nampar Ji-eun di depan orang tua Ji-eun. Dan orang tua Ji-eun cuma diem saat anaknya di tampar! Gila gak sih!?"
-Our unexpected kind of Romance-
Malam-malam sekali. Lisa sama sekali tidak bisa tertidur. Banyak pikiran aneh di kepalanya. Biasa, ketika ingin tidur pasti kalian juga sering memikirkan hal aneh, nethink, atau memikirkan hal-hal memalukan yang pernah kalian alami beberapa tahun lalu. Dan akibatnya jadi susah tidur.
Karena tidak kunjung tidur. Akhirnya gadis itu memilih untuk menonton drakor kesukaan-nya yang sempat ia tunda minggu lalu. Dengan secangkir kopi hangat di tangan kirinya, gadis itu duduk di tengah ranjang dengan keadaan tubuhnya di balut selimut tebal. Laptop ia nyalakan sambil melihat handpone untuk memastikan jam berapa sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Unexpected Kind Of Romance
Novela JuvenilBerawal dari permainan TOD, tantangan yang di berikan oleh Kim Taehyung, cowok itu memberikan sebuah tantangan pada temannya, Jeon Jungkook. Butuh 2 bulan lamanya bagi Jungkook mendapatkan hati Lalisa Manoban, adik dari Yoongi Manoban. Nasib mempers...
