Malam ini lorong rumah sakit terlihat panik dengan kedatangan dua bangsal yang sedang membawa dua orang yang terluka parah di temani oleh beberapa orang.
Dengan cepat bangsal tersebut memasuki ruang gawat darurat.
Beberapa orang yang mengantar mereka mencoba masuk namun di tahan oleh seorang suster.
"Mohon maaf, kalian tidak bisa ikut masuk. Mohon tunggu di luar saja" katanya.
Dengan kesal seorang gadis menghentak-hentakan kaki nya.
"Sudah lah Riz, lo tenang dulu, Acep pasti selamat kok".
"Gimana gue bisa tenang Fir, pacar gue lagi bertaruh nyawa di dalam sana" balas gadis tersebut yang ternyata adalah Riza.
"Sabar Riz. Kita semua berdoa saja untuk keselamatan dia" seorang gadis lain langsung menghampiri dan menenangkan Riza.
Riza mengangguk "Tankz Kai" ucap nya lalu mulai berdoa di dalam hatinya.
Yap, kedua orang yang lagi di dalam sana adalah Malvin dan Nathan. Malvin terluka di bagian perutnya akibat belati yang di hujamkan oleh Endang, sementara Nathan kehabisan darah akibat sudah terlalu lama di siksa di sana.
Riza menemani Malvin di dalam ambulan, sementara ketiga teman nya mengekori nya menggunakan mobil milik Kaila.
Beruntung polisi datang lebih cepat dan berhasil melumpuhkan Endang, walau pada akhirnya Endang meninggal akibat peluru yang bersarang di dada nya.
"Lo minum dulu Riz" Nesya datang sambil menyodorkan satu botol air mineral.
Riza mengambil dan langsung meneguknya sampai habis.
"Riz, lebih baik lo hubungin dulu orang tua si Acep" saran Fira "Biar gue yang hubungin orang tuanya si Nathan".
Dengan cepat dan sedikit panik ia mengubungi tante Leta dan memberikan kabar tentang Malvin. Ia juga mengabari papah nya Rafael dan mereka semua akan datang ke rumah sakit segera.
"Bonyok si Nathan sebentar lagi nyampe" ucap Fira.
"Iya. Mamah nya Malvin juga bentar lagi nyampe. Mungkin bareng sama bonyok gue" kata Riza.
"Sip... Eh ? Malvin siapa Riz ?" heran ketiga teman nya.
Riza sedikit bingung.
"Riz jawab elah. Malvin siapa ?".
"Euh itu, ma-maksud gue Acep" balas Riza kikuk.
Ketiga teman nya menatap tajam ke arah Riza seolah sedang mengintimidasi nya supaya mau bercerita.
"Riz... Lo gak mau cerita ?".
"Cerita apa ?" tanya Riza pura-pura tidak tau.
"Sebenarnya si Acep itu siapa sih ?".
"Hooh, napa dia bisa bawa pistol beneran ?".
"Terus dia juga punya rompi anti peluru lagi".
"Terus lo juga napa pake rompi anti peluru ? Lo dapat dari mana ?".
"Jawab Riz...".
Pertanyaan demi pertanyaan terus di berondong oleh teman-teman nya, dengan terpaksa Riza harus menjawab semuanya padahal ia akan memberitau kan siapa Malvin di acara ultah nya nanti.
"Riz... Jawab".
"Euh, iya-iya gue jawab deh" pasrah Riza, lalu menghela napas nya kasar.
"Namanya bukan Acep. Nama asli nya itu adalah Malvin alexsander dan dia seorang anggota polisi".
KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE IN MISSION ✅ [ SELESAI ]
Novela Juvenil( END ) Judul awal ( PHANTOM ) ___________ Bercerita tentang seorang anggota polisi muda yang harus rela menyamar sebagi siswa SMA cupu dan harus kembali ke sekolah untuk menyelesaikan sebuah kasus pembunuhan misterius yang di bebankan padanya. Nam...
![LOVE IN MISSION ✅ [ SELESAI ]](https://img.wattpad.com/cover/226145525-64-k359001.jpg)