chapter 22

990 87 1
                                        

Setelah beberapa hari terjebak di rumah sakit, akhirnya Malvin bisa menghirup udara bebas lagi, Malvin di jemput oleh Riza yang sengaja meluangkan waktu nya untuk menjemput Malvin. Heum, lebih tepat nya sih Riza sengaja bolos sekolah.

Kini mereka sudah berada di dalam mobil berdua dengan Riza yang berada di balik kemudi.

Suasana sedikit hening, mungkin mereka masih malu-malu padahal mereka sudah saling mengutarakan isi hati mereka masing-masing.

Suasana seperti ini membuat Malvin tidak betah, akhirnya dia yang memulai pembicaraan.

"Riz, kamu bolos sekolah lagi ?" tanya Malvin.

Riza tertawa kecil "Iya, sengaja mau jemput pangeran cupu gue" balas nya enteng.

Malvin merekahkan senyum nya.

"Ternyata kamu bisa gombal juga ya Riz ?" goda Malvin

"He, bisa dong. Gini-gini juga gue bekas playgirl, Eh...".

Riza langsung mengatupkan mulut nya setelah sadar akan ucapan nya barusan yang jujur, keceplosan ni yee.

Malvin tertawa kecil "Kamu jujur sekali sama saya Riz" lanjut Malvin sedikit menggoda.

Riza langsung malu sendiri sambil menggaruk belakang kepalanya.

"Tidak apa Riz. Jujur itu lebih baik, saya suka sama kamu yang bicara blak-blakan" Malvin kembali menggoda Riza sampai tersipu malu.

"Lo juga gombal mulu. Jangan-jangan pacar lo segudang lagi, hayo ngaku ?" kini Riza yang sedikit menggoda Malvin.

"Kamu becanda ya Riz. Saya belum pernah merasakan yang namanya pacaran. Baru kamu wanita pertama selain mamah yang mengisi ruang hati saya" Malvin menghela napas nya sebentar "Kamu sangat spesial bagi saya Riz".

Mendengar itu seluruh isi yang ada di tubuh Riza seakan ingin keluar sanking seneng nya.

Tapi Riza masih belum sepenuhnya percaya, masa iya sih selama ini Malvin belum pernah pacaran.

"Yang bener akh ? Terus Diana gimana ?" tanya Riza yang membuat Malvin menoleh ke arah nya.

"Kamu cemburu ya Riz ?" kini malah Malvin yang menggoda nya balik.

"Gak tuh" elak Riza.

Padahal mah dalam hatinya cemburu banget.

"Saya tidak ada rasa sama Diana, Diana juga sudah resmi berpacaran sama Alno" Riza langsung tersenyum "Jujur, saya belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta. Cuma sekarang saya bisa merasakan yang namanya cinta, ternyata cinta itu indah ya Riz ? Apalagi firsh love saya itu wanita spesial kayak kamu Riz".

Astaga, banyak gombal-gombalan ini mah. Riza aja sampai tersipu malu di buatnya.

"Eumm... Perasaan sekarang lo beda ya ? Lebih banyak bicara dan jago gombal. Ha ha" ucap Riza sambil terkekeh.

"Masa sih Riz ?".

"He, oh ya sekarang gue harus manggil lo apa ? Malvin atau Acep ?" tanya Riza serius.

"Sayang aja" balas Malvin sekenanya.

"Hah ? Seriusan lo pingin di panggil gitu ?" Riza langsung tercengang.

"Terserah non Riza saja" ucap Malvin pasrah.

Riza hanya tertawa kecil melihat tingkah Malvin. Rasanya dia juga baru merasakan apa arti sesungguh nya dari cinta.

Bahkan perasaan nya kali ini sangat berbeda di banding dengan perasaan nya bersama Farel dulu.

Apa ini yang namanya cinta sejati ? Entah lah, biar mereka yang rasakan sendiri.

LOVE IN MISSION ✅ [ SELESAI ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang