"Apa yang terjadi?" Eunji mulai bertanya.
"Apa maksudmu?" Chanyeol menanggapi dengan kebingungan.
"A-aku masih berada di dalam mobil dan......ma-maksudku, kenapa aku bisa di sini sekarang? Seharusnya acara seperti ini dilakukan di akhir tahun dan bagaimana caranya aku bisa melewati banyak hal untuk bisa sampai ke sini? Apa aku sedang berada di dalam mimpi sekarang?"
Chanyeol mulai tersenyum melihat perempuan di depannya sedang menarik kulit wajahnya sendiri dan merasakan kesakitan sekarang.
"Bagaimana penampilanku?"
Eunji menoleh kembali ke arahnya.
"Jaket ini terlihat lebih kecil, benar kan? Aku tidak sempat menukar ukurannya karena tidak memiliki waktu untuk mengunjungi tokonya seorang diri lagi"
"Apa kau yang menyuruhku untuk mengenakan pakaian sama seperti ini?"
"Nde. Kau sudah menyetujuinya bulan lalu, apa kau lupa?"
"Aku tidak mengingatnya sama sekali"
"Benarkah? Apa kau masih mengalami mimpi buruk akhir-akhir ini? Kau tidak menghubungiku lagi setelah panggilan telepon waktu itu"
"Kenapa aku harus melakukannya? Apa aku pernah menceritakan mimpi-mimpi ku juga padamu?"
"Nde. Sejak kapan ingatanmu mengalami masalah seperti ini, Eunji'ah?"
"Tunggu.....sejak kapan kau mulai memanggil namaku seperti itu?"
"Sejak kita sepakat untuk menurunkan senioritas beberapa bulan yang lalu. Kau juga memanggilku dengan sebutan lain sekarang"
Perlahan, ekspresi wajah Eunji menunjukkan perubahan. Dia bahkan sampai mengangkat kedua tangannya untuk menutup mulutnya sendiri.
"Ti-tidak mungkin. Apa kita berdua..........."
Chanyeol merasa semakin bingung dengan pertanyaan yang tertahan darinya itu. Dia pun menunjukkan senyum kecilnya sambil sedikit membungkuk supaya bisa melihat wajahnya lebih jelas lagi.
"Kenapa kau berbicara sangat lucu malam ini? Apa kau sempat memimpikan sesuatu di perjalanan tadi?"
Eunji terdiam sambil memandangi kedua bola mata lelaki ini yang berada tepat di hadapannya sekarang.
"Kau sempat mengirimku sebuah pesan kalau kau akan tidur sebentar untuk menghilangkan kantukmu itu" Chanyeol kembali menegakkan berdirinya.
Perempuan ini masih belum menanggapi karena sibuk dengan pikirannya sendiri.
"Chanyeol'ah...." Panggilan seseorang membuat keduanya menengok ke arah yang sama.
"Hyung..." Lelaki tinggi ini langsung memeluk salah satu anggotanya yang menjadi rekan kerja Eunji dalam proyek film animasi itu.
"Apa kau berencana untuk datang sendiri? Dimana Luhan dan Tao?"
"Dia masih bersama dengan manajer di sana. Kenapa kau mengenakan dasinya seperti ini, hyung?"
"Aku terburu-buru tadi saat ingin menghampirimu"
Dalam diam, Eunji memperhatikan interaksi keduanya dari tempatnya berdiri. Kemudian dia tidak sengaja melakukan kontak mata dengan salah satu dari mereka.
"Eoh? Kau ada di sini rupanya, Eunji'ah. Produser sepertinya sempat mencarimu tadi"
"Benarkah?"
"Nde. Cepatlah ke sana. Dia ingin membicarakan tentang wawancara yang akan kita lakukan di depan wartawan nanti"
"N-nde...." Eunji segera meninggalkan mereka berdua untuk menuju ke arah yang ditunjuk tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
What Happened Between Us?
Fanfiction[COMPLETED] Pernikahan dua orang penyanyi terkenal yang bernama Park Chanyeol dan Jung Eunji membawa kebahagiaan bagi satu sama lain di awalnya. Namun seiring berjalannya waktu, mereka berdua mulai terlibat perselisihan mengenai banyak hal. Permasal...
