Past 5

171 33 5
                                        

Aktivitas grup kembali dijalani Eunji selama satu bulan ke depan. Kegiatan promosi lagu baru mereka yang seperti ini benar-benar membuatnya bisa menikmati waktu dengan sangat baik sekarang. Berbagai acara jumpa penggemar juga sudah berlangsung dan Eunji bisa merasakan kesenangannya lagi setelah mengingat semua ini kembali. 

"Eonni, aku sangat berterima kasih karena kau telah bermain di drama kemarin. Aku bahkan sampai menontonnya berulang kali sampai sekarang"

"Benarkah? Apa aku harus merekomendasikan drama lagi untukmu?" Eunji sibuk menulis sesuatu di buku album grupnya. 

"Tidak. Aku sangat menyukai peranmu di sana dan itu memang cocok untukmu"

"Terima kasih. Apa kau hanya akan membicarakan tentang dramaku saja? Bagaimana dengan lagu baru grup kami ini?"

"Aku juga mendengarnya hampir setiap hari. Bahkan aku selalu menyuruh temanku yang bekerja di sebuah cafe untuk memasang lagu-lagu kalian di sana"

"Kau sangat baik. Aku hanya ingin menyampaikan candaanku saja tadi karena kau terlalu banyak memuji bakat aktingku"

Penggemar itu tersenyum malu sambil menerima kembali buku album miliknya. 

"Kau masih sangat muda. Apa kau membolos sekolah hari ini?"

"Ti-tidak. Kelasku berakhir lebih cepat. Aku juga sempat meminta Ibuku untuk mengantarku tadi"

"Kau harus banyak berterima kasih padanya. Dimana Ibumu?"

"Dia menunggu di luar"

"Kenapa kau tidak mengajaknya untuk masuk ke sini?"

Penggemar perempuan itu kembali hanya merespon dengan senyuman di wajahnya. Mereka membicarakan hal lain sampai tiba gilirannya berakhir dan diganti dengan penggemar lainnya. 

Interaksi yang Eunji jalani dengan mereka berlangsung lebih lama daripada para anggotanya. Dia baru lagi mendapatkan hal seperti ini setelah teringat masa depannya yang kesulitan untuk melakukan jumpa penggemar. 

"Nde, terima kasih" Eunji mengakhiri kegiatannya dan membiarkan penggemar terakhir itu menuju ke arah Bomi yang duduk di sebelahnya. 

"Mereka masih tampak muda. Apa aku memang mempunyai penggemar sebanyak ini dulu?" Gumamnya dalam hati sambil beberapa kali melambaikan tangan ke arah mereka yang duduk di depannya. 

"Kegiatan hari ini berlangsung dengan cepat, benar kan?" Chorong tampak berbicara melalui hand mic yang tersedia di mejanya. 

Eunji tidak bisa berhenti memandangi satu per satu para penggemar itu selagi anggotanya bergantian untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mereka yang telah hadir. 

"Mereka terlihat polos sekali...." Eunji kembali mengeluarkan komentar kecil saat dia dan para anggotanya sudah keluar dari gedung acara menuju ke arah mobil agensi. 

"Wae?" Bomi mendengar ucapannya. 

"Tidak. Aku membicarakan tentang para penggemar kita. Kebanyakan masih berusia belasan dan selalu membawa hadiah bagi kita berenam"

"Mereka hanya ingin menunjukkan rasa senangnya kepada kita sebagai idolanya"

"Benar. Tapi seharusnya mereka bisa lebih berhemat saat datang ke acara seperti ini. Tidak sedikit juga yang berasal dari luar Seoul dan sempat membuatku merasa terharu tadi"

"Benar. Apa kau berbicara banyak dengan lelaki yang menggunakan logat Busan tadi?"

"Eoh. Dia merupakan alumni di sekolah Minki belajar sekarang"

What Happened Between Us?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang