Present 14

228 30 1
                                        

"Jadi pihak media hanya akan menanyakan mengenai kondisi Eunji dan proses pemulihannya. Tidak akan ada kamera, mereka hanya akan merekam suaramu saja. Mungkin akan ditulis dalam beberapa artikel juga nantinya. Berita ini mungkin cukup menjawab rasa penasaran dari penggemar Eunji yang sempat mengirimkan surat ke agensi beberapa waktu yang lalu. Mereka menuntut kejelasan mengenai kondisi istrimu itu karena sudah setengah tahun ini tidak ada berita lagi mengenai kondisi terakhirnya"

Chanyeol terdiam dan tampak melamun saat direktur agensinya menyampaikan beberapa penjelasan sejak tadi. Suara pria itu hanya terdengar di telinganya namun tidak masuk ke dalam pikirannya. Tatapannya terlihat kosong seperti sedang menghadapi situasi yang berat saat ini. 

"Chanyeol'ah...."

Bahkan panggilan padanya tidak membuatnya bergerak sedikitpun.

"Yaa! Park Chanyeol"

Pria itu mulai menoleh namun masih dalam keadaan terdiam. 

"Apa kau mendengarkanku sejak tadi?"

Chanyeol kembali menatap ke arah depannya dan enggan untuk menjawab. 

"Pihak media akan datang dalam waktu satu jam lagi. Kau datang lebih awal hari ini jadi aku akan membicarakan prosedur wawancaranya lagi sekarang"

"Aku akan membatalkannya"

"Mwo?"

"Aku......ingin membatalkan rencana wawancara itu, hyung"

"Apa maksudmu?"

"Ucapanku sudah cukup jelas. Aku akan kembali ke rumah sekarang" Chanyeol beranjak dari tempat duduknya. 

"Yaa! Kau belum memberitahukanku alasannya"

Pria itu menghela nafasnya pelan dan melihat ke arah sang Direktur yang masih duduk di tempatnya. 

"Kau bisa menggantikan posisiku selama wawancara nanti. Kau juga sudah tahu detail kondisi Eunji sekarang"

"Ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba keputusanmu berubah seperti ini? Apa istrimu tidak memberimu izin untuk hal itu?"

"Dia sudah menyetujuinya tapi aku tidak"

"Mwo?"

"Aku harus segera pulang untuk menemuinya sekarang" Chanyeol kembali berjalan menuju pintu. Bahkan panggilan sang Direktur sudah diabaikannya lagi. Dia hanya ingin segera keluar dari sana karena pikirannya yang selalu mengarah pada surat yang dia terima kemarin malam dari istrinya sendiri. 

Dia terus berjalan dan selalu menghiraukan beberapa karyawan yang sempat menyapanya tadi. Sampai akhirnya dia keluar dari gedung agensi ini dan ingin mencari taxi di pinggir jalan. Cuaca pagi yang sedikit mendung membuatnya sedikit terburu-buru untuk menghentikan mobil tersebut yang terlihat melaju mendekatinya. Dia pun segera memberikan alamat rumahnya pada sang sopir. 

Selama di perjalanan, hujan rintik mulai turun. Chanyeol tidak lupa mengenakan topinya supaya tidak dikenali oleh sopir di depannya. Pria itu hanya bisa melihat ke arah jendela samping sambil mendengarkan suara radio yang diputar di sana. 

"Lagu ini sangat bagus. Aku selalu mendengarnya hampir setiap hari"

Chanyeol mulai melakukan kontak mata dengan sang pengemudi muda melalui kaca spion. 

"Aku merupakan penggemarnya. Penyanyi ini sangat bagus dalam hal bernyanyi dan aku juga sangat menikmati perannya di drama mingguan" 

Chanyeol sedikit tersenyum mendengar lelaki muda di depannya kembali berbicara. Kemudian sang sopir mulai bernyanyi pelan lagu yang masih diputar itu. 

What Happened Between Us?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang