"huhhhh akhirnya bisa baring juga gue" ketus nya sambil melemparkan badannya di kasur,entah mengapa kasurnya Harini terasa lebih nyaman apa mungkin efek lelah yang sedari tadi menyelimuti tubuh Clara
"Permisi non"
Clara tau di balik pintu hi inna sedang mengetok-ngetok pintu memberi isyarat ingin masuk
"Iyaa bi,masuk aja gak di kunci kok" jawab Clara,Bu Inna pun langsung masuk ke kamar clara
"Tadi nyonya nitip ini non,katanya suruh non Clara ke tempat ini,Dan pakai baju ini non"
ucap bi Inna sambil memberikan baju dress berwarna pink
Clara sudah faham apa yang di rencanakan oleh orang tuanya itu,bahkan karna ulah mamanya itu papanya harus pergi
Flashback on_
"Mau kemana mah?" Tanya Aryo papa Clara
"Ohh ini aku mau jalan sebentar"jawab wanita itu sambil merapikan kerah baju nya
"Tapi ini udah malem mah" sahut Clara yang mendengar papa dan mamanya berbincang
"Apasih kamu ga ngerti apa apa diam aja" jawab Desi mama Clara kemudian pergi meninggalkan rumah
Sudah pukul 02:33 malam dan Desi tak kunjung pulang ke rumah,Aryo yang sangat panik itu ikutt meninggalkan rumah untuk mencari istirnya
Sedangkan Clara sudah tertidur pulas kala itu
(Hal itu yang sangat di sesali oleh Clara)
••••••
"Desi,angkat dulu plisss!" Aryo yang sangat kebingungan apa yang harus ia lakukan sekarang pasalnya istirnya sama sekali tidak ada kabar,Aryo takut terjadi apa-apa terhadap istirnya
Bingung dan marah kini bercampur menjadikan satu,Aryo melajukan mobilnya dengan kecepatan yang membahayakan dirinya tapi Aryo tidak perduli
Ia sampai di suatu hotel ternama di Jakarta yang sering di kunjungi oleh istirnya
"Permisi mba,disini ada yang memesan kamar bernama Desi?"
"Sebentar yah pak" ucap petugas hotel sambil mencari apa yang di tanyakan Aryo
"Ohh,ada pak di lantai 3 nomor 204"
Belum selesai petugas hotel itu berbicara Aryo sudah menuju ke lantai tiga,sialnya lift kali ini rusak jadi ia harus lewati tangga menuju lantai 3
Aryo tak pernah membayangkan apa yang ia liat saat itu,di depan matanya terlihat jelas istri yang paling ia sayang sedang bermesraan dengan pria lain bahkan tanpa busana sedikitpun,Desi yang melihat Aryo berada dan menyaksikan itu langsung terdiam kaku
"Siapa dia"ucap pria d samping Desi
"Ohh ini,,diaa-"ucapan Desi di potong oleh Aryo
"Jadi ini pekerjaan yang selama ini kamu bilang menghasilkan banyak uang?!!" Suara Aryo pecah di ruangan itu yang membuat Desi tersambar akan ucapan Aryo
"Aku bisa jelasin nanti"
"Ga perlu di jelasin apa apa,saya sudah mengerti semuanya"
"Tolong kamu jangan marah gitu dong"
Aryo pergi meninggalkan dua pasangan bejadd ituu,dan memutuskan untuk pulang,
Pikiran nya sangat kacau hatinya hancur,
siapa sangka seseorang yang sangat iaa sayang rela menjual'diri demi uang,padahal Aryo adalah pemilik perusahaan terbesar di Bandung
Apa itu masih kurang?
Suara kerasss menyadarkan Aryo dari lamunannya, terlihat nyata sebuah kereta tepat menuju ke arahnya dari sisi samping mobil
Panik,Aryo sangat panik mobil nya kini tak bisa nyala dan pintunya terkunci,...pasrah itulah yang Aryo lakukan sekarang tak ada yang bisa ia perbuat
Tak lama kereta itu menghantam mobil Aryo dan membuatnya terlempar cukup jauh tak sadarkan diri yang membuat nya meninggal dunia
Flashback off_
"Bilang ke mamah,aku gak mau!" Jawab Clara lantang lalu meninggalkan rumah
Sebenarnya ia tak tahu harus kemana,hanya karena malas dengan BI inna dan mamanya yang selalu menyuruhnya mengikuti ajaran sesat nya
Clara memutuskan untuk pergi ke Indomart
Clara yang sedari tadi sibuk memilih apa yang harus ia beli Karena ia tak mau bolak balik hanya untuk membeli makanan
"Malam-malam gini minum coffe enak kali ya mana cuacanya dingin banget lagi"ucap Clara pada diri sendiri sambil mengambil sebungkus coffe
"Mba,tolong di buatin di sini yah"
"Siap kak,sebentar yah"
Clara duduk di halaman depan Toko itu sambil menikmati coffe yang ada d tangannya
Tak lama ada seorang pria datang di hadapannya dan memberi ia sebungkusnya permen
Bodohnya Clara menerima dengan senang hati,tak lama kepala Clara terasa sangat pusing dan membuat nya tertidur pulas
#hayyy
Ceritanya ga berubah kok cuman aku perpendek aja karena katanya banyak bagian yang ke potong😭
Jangan lupa vote dan follow akun aku yahh
Lopyuu🖤🥰
SeeYouuu
#Clara_Davino
KAMU SEDANG MEMBACA
Clara_Davino
Roman pour Adolescentssebuah peristiwa yang tak pernah terfikirkan oleh gadis berusia 18 tahun itu terus menghantuinya Orang tuanya nya sendiri yang menjebaknya dengan seorang yang tak punya salah apa apa pada nya, sampai membuat hidupnya hancur sempat putus asa dan ingi...
