•Rasa Bersalah Davino

20 4 0
                                        

Clara tak bisa menahan Isak tangis nya
Suara tangisnya semakin keras saat mereka di mobil.davino tak berbicara sedikitpun kepadanya ia hanya melemparkan tisu pada clara

"Gue bukan pacar Lo!!" ucap Clara.terbata bata karena isak tangis nya, sambil mengelap air matanya Clara kembali menangis

Mengingat kata kata wanita itu yang berkata bahwa ia adalah seorang pelakor,Davino bahkan tau nama wanita itu sudah pasti mereka kenal

Fikiran Clara semakin kacau memikirkan masalah yang di alami nya

"Yang bilang Lo pacar gue siapa,itu cuman buat Oliv ga ganggu Lo!"ucap Davino membentak Clara

Membuat batin Clara semakin sakit apa maksud Davino tadi ia yang mengajaknya keluar dan sekarang ia yang membentak nya

"Turunin gue sekarang!!"ucap Clara,Clara tak bisa menahan sakitnya di dalam mobil seseorang yang telah membentak nya,ia tau Davino tidak apa perasaan apa apa padanya namun bukan berarti ia harus bersikap seperti itu

Hujan kembali turun dan hari mulai gelap tak mungkin Davino menurunkan Clara di situasi seperti ini

"Ngga"ucap Davino cuek

"Maksud Lo apaan sih dav,gue udah muak sama semua sikap Lo ke gue,Lo ngajak gue keluar dan Lo ngebentak gue bahkan Lo ngebiarin gue di tampar sama cewe itu!!" Ucap Clara sambil menangis suara keras Clara merambat ke seluruh sisi mobil

Davino tak bisa berbohong ia merasa bersalah kepada gadis di sampingnya itu tapi Davino tidak akan meminta maaf kali ini

Davino takut suasananya malah semakin memburuk, pasalnya bukan hanya Clara yang mempunyai masalah Davino pun sedangia lebih memilih mendiamkan clara.sampai akhirnya sampai di depan rumah Clara

Terlihat ada seorang wanita tengah berdiri di depan pintu rumah Clara,Davino yang melihat itu tau bahwa itu adalah Desi mama Clara yang menyebalkan

"Sialan,ngapain orang tua itu di sana!" Batin Davino memanas meningkat kejadian berapa hari yang lalu

"ayo turun"ucap Davino,menoleh ke arah gadis itu,ternyata Clara sudah tertidur pulas sedari tadi pantas saja Davino tak mendengar Suara cerewetnya

Terlalu lama menangis membuat Clara mengantuk dan tertidur.davino membuka pintu mobil Clara dan menggendong nya menuju pintu rumah.namun Desi menghentikan Davino

"habis kamu apain anak saya"ucap Desi,mengacak pinggangnya sambil menunjuk ke arah clara yang berada di dekapan Davino

Davino tak menghiraukan Desi.ia memutuskan untuk menerobos masuk ke dalam rumah Clara dan menuju kamar Clara

Desi yang melihat itu sangat marah dan jengkel kepala Davino,itu adalah rumahnya dan Davino bersikap tidak sopan padanya.

"Awas aja kalian berdua,bakal saya bikin hancur" batin desi,Emosi Desi menggebu gebu setiap kali melihat mereka berdua

Davino masuk ke kamar Clara meletakkan clara di kasur dan menyelimuti nya.davino kembali mengingat peristiwa yang sama di mana saat Davino mendapati Clara di hotel

Davino menatap wajah Clara yang basah karena air mata,Davino mengusap dengan lembut air mata itu dan rasa bersalah kembali datang

Apa sikapnya terlalu dingin pada Clara?
Pertanyaan itu selalu melintas di fikiran nya

Haayyyy...
Jangan lupa di vote yahh💛🥰
Makasih buat yang udah baca sejauh iniiiii
I lopyuuu😭❤️
Maaf atas segala typo yang banyak, semakin mengikuti alur cerita semakin rapi penulisannya 🙏🍭





Seeeyouuuu>Ω<

Clara_DavinoCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang