Sihyeon tiba-tiba tersadar. Siapa yang sebenarnya ada di hatinya ?
Ia menhembuskan nafas berat, sudahlah. Siapapun itu, bukankah sudah jelas. Dirinya tak bisa dengan Sungchan (kecuali jika ia ingin memutuskan hubungan keluarga terlebih dahulu). Dan Jeno ? Walaupun keluarga Jeno dan Sihyeon mempunyai latar belakang yang sama. Tidak segampang itu bukan hidup di dunia gelap seorang mavia. Sihyeon lelah, dirinya ingin menjadi rakyat biasa.
✨✨✨
Sihyeon dan celemeknya. Sore itu seperti biasa dirinya duduk di meja kasir restonya.
"Selamat datang ..." kalimatnya tertahan ketika tau siapa yang datang.
"Lo kerja disini ? Emang boleh pelajar kerja ?" Nyinyir Heejin
Iya itu Heejin, ia datang bersama dua antek-antek setianya.
Sihyeon tak berniat menjawab, lalu mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan agar menujukkan jalan ke meja kosong.
"Kayaknya pindah aja yuk guys, abis keramas nih nanti bau asep" ucap Heejin sembari memegangi rambutnya.
Sihyeon berdecih, 'dih, ngapain mampir ke resto barbecue kalo gamau keasepan. Aneh' batinnya.
Gerombolan Heejin keluar lagi. Sihyeon kembali duduk dan melanjutkan kegiatan pembukuannya.
✨✨✨
Lelah, Sihyeon merebahkan punggungnya pada sofa. Ia melihat sekeliling, sepi. Sejak kecil sudah seperti ini. Yang orang tua Sihyeon tau anak mereka hidup enak dan terkecukupi, selesai. Mereka tidak pernah sekalipun peduli bagaimana Sihyeon-nya tumbuh.
Sihyeon suntuk, feeling blue, entahlah dirinya tak pernah ingin sendiri. Tinggal sendirian seperti ini sering membuatnya kesepian.
Ia berfikir, selama satu tahun pindah di Jamsil ini hanya satu orang yang ia percaya, Jung Jaehyun. Dokter pribadinya itu tau segalanya tentang Sihyeon, Sihyeon selalu menceritakannya. Masalah Eunha ? jalas Jaehyun tau karena itu masalah utama kenapa Sihyeon datang padanya, namun ia tak menghakimi siapapun. Sihyeon suka akan hal itu, tatapan Jaehyun padanya bukan tatapan seseorang yang menyalahkan. Hubungannya dan Sihyeon murni seorang dokter yang menyembuhkan trauma pasiennya.
Sihyeon meng-skroll kontak di ponselnya hingga terhenti pada satu nama, dokternya.
dr. Jung
Dok, ada waktu ?
Tak butuh waktu lama, Jaehyun sudah membaca pesan Sihyeon.
Lagi kosong memang, kenapa Sihyeon ?
Sihyeon butuh nasehat
15 menit lagi saya jemput
✨✨✨
Tak menunggu lama mobil Jaehyun telah sampai di lobi apartment Sihyeon.
"Mau beli makan dulu ?" Tawar Jaehyun
Sihyeon menggeleng lalu mengaitkan seat beltnya.
Mobil Jaehyun melaju menuju Sungai Han. Ia tau itu tempat paling tepat untuk Sihyeon. Sihyeon memang suka disana, dirinya bisa memperhatikan berbagai macam orang dengan masalahnya masing-masing berlalu-lalang di depannya.
Setelah mecari tempat yang pas, mereka duduk dan membuka kaleng minuman sebagai teman ngobrol.
"Ada apa Sihyeon ?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Misfit ✔️ [Jung Sungchan]
FanfictionApa jadinya jika mantan seorang pembuli melarikan diri dari masalalunya. Satu kejadian fatal yang membuat Sihyeon terpaksa meninggalkan semua tentang masalalunya hingga akhirnya dirinya bertemu Sungchan yang mempunyai segala sesuatu yang berketerbal...
![Misfit ✔️ [Jung Sungchan]](https://img.wattpad.com/cover/231171883-64-k342640.jpg)