5

97 7 2
                                        

Motor Jeno berhenti di pinggir dermaga.

"Kita ngapain kesini ?" Tanya Sihyeon mengerutkan dahinya.

Jeno melepaskan helm full facenya lalu berjalan ke tepi jembatan pembatas.

"Aku gamau" ucap Jeno

Sihyeon menghela nafasnya.

"Aku ga larang kamu pacaran sama Sinchan Shinchan itu"

"Sungchan, Jeno"

"Terserahlah, aku ga marah Sihyeon. Tapi jangan tinggalin aku" mata Jeno memanas, dirinya masih menahan agar air matanya tidak jatuh

"Jen,"

Mata Jeno berkaca, Jeno menundukkan kepalanya.

Sihyeon tak tega, ia berjalan mendekati Jeno lalu memeluk Jeno. Ia mengusap punggung Jeno lembut.

"Aku kasih waktu kamu satu tahun Hyeon" ucap Jeno lirih,

Deg

Sihyeon sungguh bodoh jika mengira dirinya akan mudah menghilang dari genggaman Jeno. Jeno punya banyak suruhan, Ayah-Jeno adalah ketua mavia terbesar di Seoul. Menemukan Sihyeon bukanlah perkara sulit.

Memang gang yang dulu Sihyeon ikuti bukanlah gang biasa, mereka saling kenal karena sejak mereka kecil orangtua mereka sering berbisnis bersama.

Ayah dari Yeji dan Hyunjin (mereka kembar) adalah seorang bandar ekstasi terbesar di Seoul. Mama dari Jaehyuk adalah pemilik usaha bar termewah dan memiliki banyak cabang di Gangnam dan Itaewon. Keluarga Somi menguasi perpolitikan Korea, ayahnya adalah gubernur, kakaknya sendiri adalah ketua partai terbesar yang sangat berpengaruh di Korea dan banyak saudaranya menduduki posisi tinggi di perpolitikan. Sedangkan Sihyeon kenapa hanya bisnis barbeque ? Jangan salah, barbeque milik keluarga Sihyeon sudah memiliki banyak cabang di luar dan dalam negri dan beberapa cabangnya di Seoul hanya dijadikan kedok sebagai akses berbagai distribusi barang terlarang.

"Aku kira itu cukup buat kamu healing, tapi bukan dengan macarin lelaki lain Sihyeon"

Tubuh Sihyeon membeku.

Sihyeon mengadah untuk menatap mata Jeno,

"Aku nggak papa, asal jangan putus. Aku gamau" pinta Jeno dengan suara yang sangat lirih.

Sihyeon terdiam dengan tangan yang masih mengusap pelan punggung Jeno.

Jeno membalas pelukan Sihyeon dan mengeratkannya. Ia mengeluskan pipinya pada kepala Sihyeon pelan.

"Jangan putus ya" pinta Jeno sekali lagi

Sihyeon mengangguk. Karena dirinya tau entah sampai kapanpun dirinya tak bisa pergi dari Jeno.

Jeno melepaskan pelukannya lalu beralih memegang tengkuk Sihyeon hendak menciumnya,

Sihyeon memalingkan kepalanya menghindari Jeno,

Jeno menghembuskan nafasnya kasar lalu meletakkan dahinya pada dahi Sihyeon hingga Sihyeon dapat merasakan nafas hangat Jeno menerpa wajahnya.

Jeno mengangguk lalu menegakkan kembali tubuhnya. Ia mundur satu langkah dari Sihyeon lalu melepaskan jaketnya dan memakaikannya pada Sihyeon.

"Dingin" ucap Jeno.

✨✨✨

Sihyeon merebahkan tubuhnya pada kasur kamarnya dengan jaket kulit Jeno yang masih bertenger di punggungnya.

Sihyeon meraih merogoh ponsel pada saku roknya, karena memang selalu dalam mode hening jadi Sihyeon jarang mengecheck ponselnya, kalau ingat saja.

18 missed call from Jung Sungchan❣️
6 messages from Jung Sungchan❣️

Sihyeon membuka aplikasi chatnya,

Jung Sungchan❣️

Kata Haechan kamu pulang bareng Jeno ya 14.05
Udah sampek rumah ?
14.12
Sayang ?
15.37
Kenapa nggak di angkat ?
15.39
Sihyeon ?
15.41
Kim Sihyeon ?
16.08

Sihyeon menghela nafasnya kasar. Ia lalu memencet icon call.

Terhubung..

Tak menunggu lama terdengar suara seberang telefon telah di angkat

"Halo"

"Halo"

"Baru pulang ?"

"Iya"

Dari mana sama Jeno ?"

Sihyeon tak langsung menjawab karena sibuk memikirkan alasan yang tepat. Entahlah, dia memang salah disini.

"Halo Sihyeon ?"

"Ya ?"

"Dari mana ?"

"Tadi nemenin Jeno beli perlengkapan di Gramed"

"Kenapa harus kamu ?"

"Ga sengaja aja tadi"

"Lain kali, kabari"

"Iya"

"Udah makan ?"

"Belom"

"Siap siap, aku ke jemput. Kita makan."

"Iya"

Tumben-tumbennya pacarnya itu mengajaknya pergi, biasanya selalu terkendala les, les, dan les. Sihyeon beranjak dari rebahannya lalu menyambar handuk dan pergi membersihkan dirinya.

Beberapa menit berlalu.

Saat Sihyeon keluar dari kamar mandi Sungchan telah duduk di sofa ruangtamu apartemen Sihyeon. Iya, Sungchan tau password unit milik Sihyeon.

Sungchan beranjak lalu berjalan menghampiri Sihyeon, ia meraih tengkuk Sihyeon dan melumat bibir Sihyeon sekilas. "Jangan bikin khawatir" bibir Sungchan mengerucut lalu kembali mengecup bibir Sihyeon sekilas.

Sihyeon menatap mata Sungchan mengangguk lalu mendorong pelan Sungchan. Dirinya masih harus berdandan dan bersiap.

✨✨✨

Sungchan

Sungchan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jeno

Jeno

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Misfit ✔️ [Jung Sungchan]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang